Tujuh Personel Delta Force AS Terluka dalam Operasi Kilat di Venezuela

Rabu, 07 Jan 2026, 16:22 WIB

WASHINGTON DC - Tujuh anggota militer Amerika Serikat terluka dalam operasi di Venezuela untuk menangkap Nicolás Maduro, kata seorang pejabat pemerintah pada hari Selasa (6/1).

Dari Fox News, lima personel yang terluka telah kembali bertugas dan dua lainnya masih dalam masa pemulihan dari operasi tersebut.

Ket. Foto: Misi penangkapan Maduro melibatkan 150 pesawat, termasuk pesawat pembom B-1 Lancer dan helikopter dari 20 pangkalan. — Sumber: Istimewa

"Mereka menerima perawatan medis yang sangat baik dan sedang dalam proses pemulihan," kata pejabat itu. "Fakta bahwa misi yang sangat kompleks dan melelahkan ini berhasil dilaksanakan dengan sedikit cedera merupakan bukti keahlian para prajurit gabungan kita."

Pada hari Sabtu, anggota militer mendarat di Caracas, Venezuela, selama misi rahasia untuk menyerang wilayah Venezuela dan menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang dikenal sebagai Operasi Absolute Resolve. Misi tersebut dipimpin oleh unit operasi khusus elit Angkatan Darat, Delta Force.

Para pejabat mengatakan pada hari Selasa bahwa 24 petugas keamanan Venezuela tewas selama penggerebekan, bersama dengan 32 perwira militer dan polisi Kuba, yang bertanggung jawab untuk menjaga Maduro.

Para pejabat Venezuela mengklaim operasi tersebut juga menewaskan warga sipil, tetapi klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine,  mengatakan Trump memerintahkan "misi penangkapan" pada Jumat malam, dan melibatkan 150 pesawat, termasuk pesawat pembom B-1 Lancer dan helikopter dari 20 pangkalan.

Petugas intelijen AS dilaporkan telah melacak keberadaan Maduro selama berbulan-bulan sebelum operasi tersebut.

Satu helikopter terkena serangan selama operasi yang dimulai pukul 02.10 waktu setempat dan berlangsung sekitar dua setengah jam, tetapi masih dapat terbang.

Pada saat yang sama, serangan siber AS telah melumpuhkan sebagian besar Caracas, Venezuela, membuat kota dan jalur komunikasinya gelap gulita.

Maduro dan istrinya diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan federal atas perdagangan narkoba dan terorisme narkoba.

  • Konflik AS-Venezuela

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tim Ahli Ungkap Dugaan Jebolnya Danau Glasial di Balik Banjir Dahsyat Nepal-Tibet

Kampanyekan Gemarikan di SDN Cempaka Putih Barat 07, KPKP Jakpus Penuhi Gizi Anak untuk Cegah "Stunting"

Swasembada Gula Dimulai dari Lampung

Meta Resmi Ubah Aturan Facebook dan Instagram: Batas 2 Jam hingga Mode Malam

170 Pendaki Berhasil Dievakuasi Turun dari Ranu Kumbolo, Pemadaman Karhutla Gunung Semeru Masih Berlangsung

Kuota 30 Persen Hunian MBR di TOD: Ini Poin Penting Usulan Ranperda Rusun Jakarta

KTM dan Gombong Culture Festival Dibuka, Menkop Ferry Juliantoro: Benteng Van Der Wijck Akan Jadi Ikon Pariwisata dan Ekonomi Kebumen Bakal Berkembang

PLN Bekali UMKM Binaan Kembangkan Inovasi Produk Berbasis Kopi.

UEFA Terapkan Aturan Baru Liga Champions 2026/27, Undian Arsenal dan Liverpool Terdampak

Puan Dorong Kemlu Perkuat Koordinasi soal Karhutla Kalimantan

Warga Betawi Terancam Tersisih, DPRD DKI Desak Kebijakan Afirmatif di Ranperda

DPR RI Berkomitmen Sahkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026

Tanggapi Budie Arie, Puan Maharani: Pemilu Tetap Digelar Setiap Lima Tahun

Kementerian UMKM: Pemulihan UMKM Sumatra Dikawal hingga 2028

OJK Ungkap Jumlah Akun Pengguna Keuangan Digital Capai 22,93 Juta

Menko Yusril Pastikan Tak Pernah Perintahkan Pembekuan Rekening Aktivis Pati

Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global

Kemenkes Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan di Daerah Terisolasi

Pemerintah Dorong Penyerapan Telur Agar Harga Tak Terus Turun di Kisaran Rp30 Ribu per Kg

Kabidhumas: Polda Metro Jaya Siagakan Layanan Kesehatan Selama Penyampaian Aspirasi di Senayan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.