- Home
-
- Megapolitan
-
- Angkatan Laut Russia Kerah...
Angkatan Laut Russia Kerahkan Kapal Selam dan Kapal Perang untuk Mengawal Tanker Minyak dari Venezuela
Kamis, 08 Jan 2026, 00:06 WIBISLANDIA - Angkatan Laut Rusia dilaporkan telah mengerahkan sebuah kapal selam dan kapal-kapal angkatan laut lainnya untuk mengawal kapal tanker Marinera, yang kini sedang melintasi perairan teritorial Islandia, yang sebelumnya terlibat dalam ekspor minyak Venezuela, di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Amerika Serikat dan sekutunya memantau pergerakannya.
Dari The Guardian, menurut laporan media AS, kapal minyak tua tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Bella 1 dan berganti nama menjadi Marinera serta mengganti benderanya menjadi bendera Russia dalam upaya untuk menghindari pengawasan.Â
âSebagai Bella 1, kapal tanker tersebut sedang bersiap untuk mengambil minyak dari Venezuela bulan lalu sebelum Penjaga Pantai AS mendekatinya pada tanggal 20 Desember, karena dicurigai negara pendaftarannya tidak sah. Kapal tersebut dikatakan terdaftar di Guyana."
Awak kapal menolak untuk mengizinkan kapal tersebut dinaiki dan kapal itu melarikan diri, di mana pada saat itu kapal tersebut didaftarkan ulang sebagai Marinera di pelabuhan Sochi, Russia. Transponder pelacaknya, yang telah dimatikan sejak pertengahan Desember, diaktifkan kembali saat kapal tersebut menuju ke utara.
Kapal Bella 1 telah dikenai sanksi oleh Departemen Keuangan AS sejak Juli 2024, dituduh oleh otoritas Amerika terlibat dalam pengangkutan kargo ilegal untuk sebuah perusahaan yang dimiliki oleh Hizbullah, kelompok Lebanon yang didukung Iran.â
New York Times melaporkan bahwa tiga kapal tanker lain yang sebelumnya dikenai sanksi dan terlihat di perairan Venezuela juga telah mengganti benderanya menjadi Russia.
- Konflik AS-Venezuela
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Operasi Penangkapan Maduro Gagalkan Ratusan Penerbangan di Seluruh Karibia
-
Maduro Ucapkan Selamat Tahun Baru - Mahkamah Agung Venezuela Tunjuk Wapres Delcy Rodriguez sebagai Presiden Sementara
-
2 Jam 28 Menit: Bagaimana Pasukan Delta Force AS Menculik Presiden Venezuela Nicolás Maduro
-
Keterangan pers kondisi terkini di Venezuela
-
Presiden Venezuela Maduro Diterbangkan Ke Kapal Serbu Amfibi USS Iwo Jima untuk Dibawa ke New York
-
Konflik AS-Venezuela: Amerika Serikat Sudah Rencanakan Misi Penangkapan Maduro Berbulan-bulan dan Kerahkan 150 Pesawat Berbagai Jenis
-
32 Personel Pasukan Elit Baret Hitam Kuba Tewas dalam Serangan Delta Force AS di Venezuela
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.