Sepanjang 2025, Inflasi Nasional Tembus 2,92%
📅 Selasa, 06 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Inflasi umum relatif tidak tinggi, tetapi yang paling dirasakan dampaknya adalah inflasi pangan, terutama volatile food,” kata Faisal di Jakarta.
Ia menjelaskan, berdasarkan data BPS, inflasi pangan secara tahunan (year on year) hingga November 2025 tercatat sebesar 5,48 persen, lebih tinggi dibandingkan kelompok komoditas lainnya, meskipun inflasi bulanan (month to month) relatif rendah sekitar 0,3 persen.
Secara terpisah, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai inflasi hingga saat ini masih terkendali, namun terdapat sejumlah risiko yang perlu diantisipasi dalam beberapa bulan ke depan.
“Inflasi memang masih terkendali, tetapi ke depan perlu diwaspadai karena adanya faktor geopolitik, cuaca, dan lonjakan permintaan,” tutur Esther.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!