Nestle Tarik Susu Formula Bayi dari Peredaran di Beberapa Negara Eropa

Selasa, 06 Jan 2026, 10:05 WIB

ZURICH - Raksasa makanan Swiss, Nestle, pada hari Senin (5/1) mengumumkan penarikan kembali sejumlah batch susu formula bayi di beberapa negara Eropa, terutama Prancis, Jerman, Austria, Denmark, Italia, dan Swedia, sebagai tindakan pencegahan.

Di situs webnya, Nestle mengatakan telah mendeteksi "masalah kualitas" pada bahan yang bersumber dari salah satu pemasok utamanya.

Ket. Foto: Produk susu formula bayi Nestle di pasar Inggris yang ditarik kembali dari peredaran. — Sumber: Nestle Inggris

"Nestle telah melakukan pengujian terhadap semua minyak asam arakidonat dan campuran minyak terkait yang digunakan dalam produksi produk nutrisi bayi yang berpotensi terdampak," katanya di situs webnya.

"Hingga saat ini, belum ada penyakit yang dikonfirmasi terkait produk yang terlibat."

Nestle mengatakan sedang berhubungan dengan pihak berwenang di negara-negara terkait "untuk memastikan langkah-langkah yang diperlukan diambil".

"Nestle meyakinkan orang tua dan pengasuh bahwa pihaknya sedang menerapkan tindakan yang tepat, termasuk penarikan produk jika diperlukan."

Nestle Prancis mengatakan pihaknya sedang melakukan "penarikan preventif dan sukarela" terhadap sejumlah batch susu formula bayi Guigoz dan Nidal setelah investigasi baru menunjukkan potensi keberadaan cereulide, racun yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Perusahaan tersebut memposting gambar di versi lokal situs webnya yang menunjukkan nomor batch produk yang terdampak, yang dijual dengan nama berbeda. Di Jerman, produk tersebut disebut Beba dan Alfamino.

Nestle memberikan instruksi untuk mengembalikan produk dan mendapatkan pengembalian dana, serta nomor telepon untuk menjawab pertanyaan konsumen.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.