Polri Targetkan Bangun 569 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana Aceh dan Sumatera
Minggu, 04 Jan 2026, 13:45 WIBJAKARTA - Polri menargetkan membangun 569 sumur bor pada sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Minggu (4/1), mengatakan bahwa hingga hari ini, telah terealisasi 249 titik sumur bor yang terdiri atas 236 titik aktif dan 13 titik masih dalam proses pembangunan.
Ia merincikan, pada Provinsi Aceh, dari rencana pembangunan 389 titik, sebanyak 171 titik telah terealisasi dengan 167 titik berstatus aktif dan 4 titik masih dalam proses pembangunan.
âKabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan realisasi terbanyak, yakni 132 titik aktif, dari target khusus 300 titik sumur bor,â katanya.
Pembangunan lainnya tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Singkil.
Lalu, pada Provinsi Sumatera Utara, seluruh rencana pembangunan sebanyak 30 titik telah terealisasi dan seluruhnya berstatus aktif. Titik-titik sumur bor tersebut berada di Kabupaten Langkat, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.
Sementara itu, pada Provinsi Sumatera Barat, dari total rencana 150 titik, hingga kini 48 titik telah terealisasi yang terdiri atas 39 titik aktif dan 9 titik masih dalam proses pembangunan.
âPembangunan dilakukan di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kota Solok,â ucapnya.
Trunoyudo mengatakan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya terkait ketersediaan air bersih.
âPembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana agar tetap memiliki akses terhadap air bersih. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,â ucapnya.
Polri, kata dia, terus mendorong percepatan pembangunan di titik-titik yang masih berjalan melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak terkait.
âDiharapkan keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana,â ujarnya.
Berita Terkait:
-
3 Ton Timun Suri Jiput Dipasok Petani Pandeglang ke Jakarta saat Ramadan
-
Kekuatan Visual di Spotify, Rahasia Sukses Podcast Malaka dan In Her View
-
Status Gunung Tambora Naik Jadi Waspada, Aktivitas Gempa Vulkanik Meningkat Tajam
-
Polri Pindahkan 321 WNA Jaringan Judi Online ke Sejumlah Kantor Imigrasi
-
Cegah Judol Merajalela, Polri Minta Perbankan Perketat Prosedur Pembukaan Rekening
-
Ombudsman Jateng Terima 663 Aduan terkait Layanan Publik Sepanjang 2025
-
Detroit Pistons Tumbangkan Washington Wizards 130-117
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.