Pantai Dirapikan, Pemkot Bengkulu Bidik Kenaikan PAD

Minggu, 04 Jan 2026, 22:45 WIB

KOTA BENGKULU – Penataan kawasan wisata menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas. Tanpa penataan yang baik, lonjakan kunjungan justru berisiko menimbulkan kemacetan, degradasi lingkungan, serta menurunnya kenyamanan dan keselamatan wisatawan.

Penataan kawasan wisata tidak hanya soal estetika, tetapi juga pengelolaan ruang, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi lokal. Kawasan yang tertata rapi mendorong lama tinggal dan belanja wisatawan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga daya saing destinasi dalam jangka panjang.

Ket. Foto: Pemkot Bengkulu tahun ini fokus melakukan penataan kawasan wisata Pantai Pasir Putih hingga Pantai Jakat guna tingkatkan PAD, Minggu (4/1/2026). — Sumber: ANTARA/Anggi Mayasari

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu saat ini fokus melakukan penataan di kawasan pantai mulai dari Pantai Pasir Putih hingga Pantai Jakat untuk meningkatkan daya tarik wisatawan sehingga dapat berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD).

Penataan yang dilakukan oleh pemerintah kota di kawasan pantai dengan fokus penataan pedagang, memperkuat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan meningkatkan kenyamanan wisatawan.

"Fokus penataan meliputi kawasan Berkas hingga Malabero yang selama ini menjadi pusat aktivitas wisata dan kuliner. Pedagang akan direlokasi secara bertahap ke Taman Bonsai yang disiapkan sebagai sentra UMKM baru," kata Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bengkulu Sehmi di Bengkulu, Minggu (4/1).

Ia menyebut bahwa Pemkot Bengkulu saat ini menata Pantai Panjang sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pada 2026.

Untuk itu, Pemkot Bengkulu berencana memfasilitasi pedagang dengan menyediakan lokasi berjualan baru, perlengkapan memasak, serta sarana pendukung usaha, agar para pedagang dapat menjaga keberlangsungan ekonomi pedagang sekaligus menata kawasan lebih tertib.

"Penataan ini dilakukan dengan prinsip melindungi mata pencaharian masyarakat. Khusus Malabero, kita masih mengkaji pola penataan yang paling tepat. Prinsipnya, penataan ini tidak mematikan ekonomi masyarakat, justru kita dorong agar lebih tertata dan berkembang," ujar dia.

Saat ini, untuk penataan di kawasan Taman Bonsai hingga Simpang Lupis telah berjalan, dan Pemkot Bengkulu juga telah menyiapkan area khusus UMKM, lahan parkir, serta ruang duduk pengunjung.

Dengan adanya penataan kawasan pantai tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata dan mendorong penguatan UMKM dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kota Bengkulu.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah tersebut pada tahun 2026 sebesar Rp386 miliar dan mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu Rp249 miliar.

Target PAD tersebut ditentukan berdasarkan sejumlah sektor seperti hasil pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan pendapatan lainnya yang sah.

"Tujuan utama dari peningkatan target PAD adalah untuk memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah dan mendanai pelaksanaan otonomi daerah di tengah pemberlakuan kebijakan efisiensi," terang Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Tony Elfian.

Dengan adanya target PAD pada 2026 tersebut nantinya difokuskan untuk penanggulangan banjir, pembangunan jalan, penanganan pasar, sedangkan pemangkasan anggaran dilakukan guna memastikan keseimbangan fiskal dan agar dana transfer pusat dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan untuk menjalankan efisiensi anggaran sambil tetap memprioritaskan peningkatan PAD dan program pembangunan yang produktif.

Untuk itu, pemerintah kota akan mengendalikan belanja yang kurang produktif, mengalihkan dana efisiensi untuk sektor prioritas seperti infrastruktur, serta mengupayakan kemandirian fiskal melalui peningkatan PAD.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.