BPBD Garut: Rumah Warga yang Roboh Berada di Daerah Rawan Longsor

Rabu, 19 Agu 2026, 23:17 WIB

Garut - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyatakan rumah warga yang roboh akibat bencana tanah longsor di daerah itu, karena dibangun di lahan rawan bahaya longsor yang tidak layak dijadikan tempat tinggal permanen.

"Memang daerah itu dapat dikatakan rawan ya, karena memang daerah tebing dengan struktur tanah yang relatif gembur atau tidak stabil," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Garut Abud Abdullah di Garut, Rabu.

Ket. Foto: Sejumlah warga mengecek kondisi bangunan yang roboh akibat bencana tanah longsor di Kampung Genteng, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (17/8). — Sumber: Antara

Ia menuturkan bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Genteng, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Senin (17/8) petang, menyebabkan satu rumah warga ambruk, dan empat terancam dampak longsor.

Rumah milik keluarga Yana berpenghuni enam orang itu, kata dia, ambruk, karena tiang fondasi bangunan rumah tersebut terdampak longsor, sehingga tidak kuat menahan beban bangunan rumah.

"Kejadian kemarin rumah roboh dipicu oleh kondisi tanah yang memikul beban rumah permanen itu memang tidak kuat," katanya.

Ia menjelaskan lahan di daerah tersebut dinilai tidak layak untuk dibangun rumah, karena tanahnya yang gembur, sehingga kondisinya labil dan terdapat jurang yang cukup tinggi.

Kawasan itu, kata dia, sebelumnya merupakan area perkebunan yang cocok untuk tanaman, bukan dijadikan sebagai tempat tinggal dengan bangunan permanen.

"Tanah tersebut cocok untuk ditanami tanaman perkebunan atau digunakan untuk wilayah perkebunan, tidak untuk dibangun sebuah bangunan, apalagi bangunan permanen," katanya.

Ia menyampaikan BPBD Garut sudah melakukan asesmen untuk menangani warga yang menjadi korban terdampak bencana tanah longsor, dan saat ini mengungsi ke rumah kerabatnya.

Selanjutnya, BPBD Garut memberikan bantuan logistik dan menyiapkan penanganan lanjutan, persoalan bangunan rumah yang roboh berkoordinasi dengan Dinas Tata Ruang dan Permukiman.

"Penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan dinas terkait. BPBD juga telah memberikan bantuan berupa logistik," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mantan Finalis Wimbledon Nick Kyrgios Diskors Sementara setelah Positif Kokain, Akui Kesalahan Besar

Nakashima Singkirkan Medvedev, Melaju ke Babak Keempat Cincinnati Open

Jamal Musiala Ungkap Gangguan Neurologis setelah Dua Kali Kolaps di Lapangan

Target Podium Ana/Trias Makin Dekat, Fokus Satu Laga demi Laga

Masih Menganggur, Ini Ada Kabar Baik! EIGER Nature Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Baru di Bogor

Modus Baru Jual Ganja di Media Sosial, Berawal dari Paket Mencurigakan Ini Akhirnya Terbongkar Peredarannya

HUT ke-81 Jabar Unik, Sejarah Dibacakan dengan Lima Dialek Sunda

Pogba dan AS Monaco Putus Kontrak, Cedera Kembali Jadi Penghambat

Jangan Khawatir! BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Kartal

TNI AD Bergerak Cepat! Terjunkan Kapal untuk Bawa Logistik Bantuan Menuju NTT

Sebastian Stan Sempat Disebut Mengkonfirmasi Perankan Harvey Dent di The Batman: Part II

Messi Mulai Berdamai dengan Kepergian Sang Ayah, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisinya

TNI Bergerak Cepat! Kelompok Bersenjata yang Menyandera Warga Sipil di Jila Kini Diburu

Kkorban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Mahasiswa di Malang Tewas Ditusuk Teman Asrama, Pelaku Ditangkap

InJourney Airports Peduli Korban Gempa NTT, Salurkan 300 Kg Bantuan

Kebakaran Hutan Pinus Malino sudah Dikuasai Petugas

 2 Rumah Sakit Lapangan guna Menangani Korban Gempa NTT

Siapkan Wishlist! Garuda Indonesia Travel Festival 2026 Obral 390 Ribu Kursi Pesawat, Catat Tanggalnya!

Penyaluran Makanan Tambahan Bergizi untuk Mencegah Stunting

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.