Mendikdasmen Telah Resmikan 48 Sekolah Penerima Revitalisasi di Medan

Minggu, 04 Jan 2026, 23:30 WIB

MEDAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meresmikan 48 sekolah penerima bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan, Minggu (4/1). Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan agenda nasional peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia unggul.

Program revitalisasi tersebut mencakup jenjang PAUD hingga SMK dan Sekolah Luar Biasa. Total nilai pembangunan sekolah-sekolah penerima bantuan di Kota Medan mencapai Rp47,4 miliar dengan progres penyelesaian rata-rata mencapai 94 persen.

Ket. Foto: — Sumber: YouTube Kemdikdasmen

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menegaskan revitalisasi sekolah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Program ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, layak, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Secara nasional, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk revitalisasi dan pembangunan 16.171 satuan pendidikan. Hingga akhir 2025, lebih dari 85 persen pekerjaan telah rampung dan mulai dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” ujar Abdul Mu’ti.

Untuk wilayah Sumatra Utara, revitalisasi menyasar 897 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp852,49 miliar. Dari jumlah tersebut, 349 sekolah telah selesai sepenuhnya, sementara sisanya ditargetkan rampung pada awal 2026.

“Untuk Sumatra Utara, revitalisasi satuan pendidikan terdiri atas 34 PAUD, 400 SD dan 240 SMP. Kemudian 119 SMA, 88 SMK, 11 Sekolah Luar Biasa, dan 5 PKBM," ujar dia.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah juga memperkuat digitalisasi pembelajaran melalui distribusi Interactive Flat Panel (IFP). Di Sumatra Utara, sebanyak 17.073 papan interaktif digital telah disalurkan, dengan 2.047 unit di antaranya berada di Kota Medan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution, menyampaikan pendidikan menjadi salah satu dari lima program prioritas daerah. Pemerintah provinsi berkomitmen menjaga keberlangsungan pembelajaran, termasuk di wilayah terdampak banjir dan longsor.

"Di Pemprov Sumatra Utara, program-program untuk lima tahun ke depan kami melihat program yang ada di Pemerintah Pusat. Dari lima program prioritas yang ada di Sumatra Utara, bidang pendidikan menjadi salah satunya," ucap Bobby.

Ke depan, pemerintah pusat memastikan program revitalisasi akan terus diperluas. Pada 2026, revitalisasi direncanakan menyasar sedikitnya 71.000 satuan pendidikan secara nasional sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.