Kapal Tongkang Batubara Tabrak Pilar Jembatan Mahakam Ulu, Pelindo Lakukan Evakuasi

Minggu, 04 Jan 2026, 13:44 WIB

SAMARINDA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Samarinda melalui Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) bergerak cepat membantu proses evakuasi tongkang bermuatan batu bara yang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) pada Minggu (4/1), sekitar pukul 01.17 WITA, guna memastikan keamanan alur pelayaran.

“Sejak menerima informasi kejadian, kami langsung berkoordinasi dan menurunkan dukungan operasional yang dibutuhkan demi keselamatan jembatan serta pengguna alur pelayaran,” kata Sekretaris Perusahaan Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Tubagus Patrick di Samarinda, Minggu.

Ket. Foto: Tongkang bermuatan batu bara yang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) pada Minggu (4/1), — Sumber: Instagram/it-news

Ia menegaskan bahwa pengerahan armada tunda merupakan standar prosedur kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat di perairan. Evakuasi telah selesai pada pukul 03.50 WITA.

Langkah taktis itu diambil menyusul insiden berulang di mana dua unit tongkang kembali dilaporkan menyenggol kaki jembatan dan berdampak pada pemukiman warga pada Minggu dini hari.

General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda Captain Suparman mengatakan segera menjalin komunikasi intensif dengan pihak terkait dan pemangku kepentingan di wilayah setempat untuk memastikan proses penanganan berjalan aman dan terkoordinasi.

Usai insiden, ia mengatakan fokus utama penanganan diarahkan pada stabilitas struktur jembatan, pengamanan jalur transportasi Sungai Mahakam, serta pencegahan potensi risiko lanjutan akibat posisi kapal ponton yang tidak terkendali.

Sebagai bentuk tanggap darurat dalam rangkaian insiden yang terjadi dalam kurun waktu sebulan terakhir ini, SPJM menyiagakan dan mengerahkan kapal tunda (tugboat).

Armada kapal tunda dioptimalkan fungsinya untuk menarik dan mengendalikan tongkang bermasalah ke lokasi labuh yang lebih aman.

Bantuan evakuasi itu menjadi semakin mendesak mengingat insiden pada hari ini tidak hanya menyasar jembatan, tetapi juga menghantam rumah warga di Jalan Cipto Mangunkusumo.

Benturan tongkang pada peristiwa tersebut mengakibatkan dapur rumah milik warga bernama Ribut Waluyo ambruk dan hanyut terbawa arus sungai beserta seluruh perabotannya.

Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Rifqhi Sactio membenarkan adanya laporan masyarakat terkait dua tongkang yang menyenggol jembatan dan pihaknya langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Sinergi antara Pelindo, kepolisian dan instansi terkait meminimalisasi dampak kerugian yang lebih luas bagi masyarakat Samarinda.

  • tongkang batu bara

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.