Brasil dan Argentina Tutup Kualifikasi dengan Misi Berbeda

Rabu, 10 Sep 2025, 07:34 WIB

LA PAZ, BOLIVIA – Dua tim raksasa Amerika Selatan, Brasil dan Argentina, menutup perjalanan di kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan misi berbeda. Brasil menghadapi laga formalitas kontra Bolivia di La Paz. Sedangkan Argentina berusaha menjaga momentum kemenangan saat bertandang ke markas Ekuador.

Bagi Brasil, tiket ke putaran final sudah diamankan. Namun, laga di ketinggian El Alto, Rabu (10/9) siang WIB, tetap menarik karena menjadi ujian konsistensi skuad asuhan Carlo Ancelotti. Selecao kini mengoleksi 28 poin di posisi kedua klasemen dan ingin menutup kualifikasi dengan catatan meyakinkan.

Ket. Foto: Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti saat sesi latihan di Teresopolis, Rio de Janeiro, Brasil, Senin (8/9), jelang kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 lawan Bolivia Rabu (10/9) siang WIB di Stadion Kota El Alto di El Alto, Provinsi La Paz. — Sumber: Mauro PIMENTEL/AFP

Di bawah pelatih Ancelotti, Brasil berakhir imbang tanpa gol melawan Ekuador, disusul kemenangan 1-0 atas Paraguay yang memastikan tiket ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Puncaknya, Brasil melibas Chile 3-0 lewat gol Estevao Willian, Lucas Paquetá, dan Bruno Guimaraes.

Catatan tiga clean sheet beruntun menjadi sinyal positif, mengingat sebelumnya Brasil hanya tiga kali tanpa kebobolan dalam 14 laga. Namun, ketinggian La Paz diyakini tetap menyulitkan Brasil.

Jika Brasil hanya bermain demi gengsi, Argentina datang ke Ekuador dengan semangat menjaga tren positif. Tim asuhan Lionel Scaloni telah memastikan tiket sejak Maret lalu, namun tetap ingin menutup kualifikasi di puncak klasemen dengan kemenangan. Ekuador tampil mengejutkan. Meski memulai kualifikasi dengan pengurangan tiga poin, mereka mampu meraih tujuh kemenangan, delapan imbang, dan hanya dua kekalahan.

Namun, lini depan El Tri tumpul. Empat laga beruntun mereka gagal mencetak gol. Catatan tumpul ini kontras dengan Argentina yang tampil paling produktif, menorehkan 31 gol. Laga melawan Venezuela pekan lalu menjadi momen emosional bagi Argentina.

Lionel Messi memainkan pertandingan kompetitif terakhirnya di Buenos Aires dan menutupnya dengan dua gol, ditambah satu dari Lautaro Martínez, untuk membawa kemenangan 3-0. Albiceleste kini tak terkalahkan dalam enam laga kompetitif terakhir sejak kekalahan dari Paraguay, November 2024.

Secara keseluruhan, Argentina mencatat 12 kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan dari 17 laga. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.