Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tenda Darurat Disiapkan untuk enam Sekolah di Aceh Tamiang

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Tenda Darurat Disiapkan untuk enam Sekolah di Aceh Tamiang Doc: antara foto
Ket. Tenda darurat untuk sekolah darurat di Aceh Tamiang.

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang menyatakan telah menyiapkan tenda sebagai sekolah darurat untuk enam sekolah yang rusak diterjang banjir bandang dan longsor di daerah itu.

"Saat ini tenda tersebut telah di pasang dan untuk sekolah lainnya yang tersebar di seluruh Kabupaten Aceh Tamiang sedang dalam proses pembersihan lumpur sisa banjir," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang Sepriyanto dihubungi di Banda Aceh, Jumat (2/1).

Adapun data sementara sekolah yang akan belajar di tenda darurat yakni SD N 1 Babo rusak parah atapnya ambruk, SD N Alur Jambu ditutup lumpur tebal, SMP Babo rusak berat, lumpur juga tebal dan SD Swasta dan SMP Swasta Dharma Patra lumpurnya tebal.

Sedangkan khusus SD Sekumur juga telah di pasang tenda darurat, karena sekolah tersebut hilang tersapu banjir bandang.

"Sekolah darurat SD Sekumur berada di daerah pengungsian sehingga mendekatkan siswa untuk ke sekolah," katanya.

Ia menjelaskan untuk saat ini pembersihan lumpur di sekolah terus di gencarkan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung mulai 5 Januari 2026.

"Artinya, untuk saat ini pembersihan terus dilakukan untuk sekolah yang rusak berat dan yang belajar sementara di sekolah lainnya," katanya.

Menurut dia untuk saat ini secara umum sekolah di Aceh Tamiang masih berlumpur dan pihaknya bersama seluruh jajaran termasuk bantuan dari ASN Pemerintah Aceh akan mempercepat pembersihan sekolah sehingga seluruh siswa dapat bersekolah pada Senin (5/1).

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia menambahkan dalam perjalanan pihaknya juga akan melihat perkembangan terhadap pelaksanaan kegiatan belajar termasuk penambahan tenda untuk sekolah lainnya.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang menyebutkan total sekolah di daerah itu sebanyak 459 unit terdiri dari 65 unit tidak terdampak dan 394 terdampak banjir bandang dan longsor.

Ia merincikan dari 394 terdampak itu terdiri dari 47 unit rusak ringan, 269 rusak sedang dan 78 unit rusak berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.