Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Tuding Ukraina Bertanggung Jawab atas Serangan Drone Mematikan di Malam Tahun Baru

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ukraina berada di bawah tekanan hebat pada tahun 2025, baik dari pemboman Russia maupun di medan perang, di mana Ukraina terus-menerus menyerahkan wilayah kepada tentara Russia.

Analisis AFP berdasarkan data angkatan udara Ukraina menunjukkan sedikit penurunan serangan drone dan rudal Russia di Ukraina pada bulan Desember.

Russia menembakkan setidaknya 5.134 drone dalam serangan semalam di bulan terakhir tahun 2025, enam persen lebih sedikit daripada bulan sebelumnya, sementara jumlah rudal menurun sebesar 18 persen pada periode yang sama, menurut data tersebut.

Namun, data yang sama menunjukkan Ukraina menghancurkan sebagian kecil dari total rudal dan drone pada bulan Desember—80 persen, dibandingkan dengan 82 persen pada bulan November.

Presiden AS Donald Trump, yang mengeluh tidak mendapat pujian sebagai pembawa perdamaian, telah terlibat dalam pembicaraan dengan kedua belah pihak dalam upaya untuk mengakhiri pertempuran.

Ukraina mengatakan Russia tidak tertarik pada perdamaian dan sengaja mencoba untuk menyabotase upaya diplomatik untuk merebut lebih banyak wilayah Ukraina.

Awal pekan ini Moskow menuduh Ukraina mencoba melakukan serangan drone terhadap salah satu kediaman Presiden Russia Vladimir Putin, yang mendapat bantahan keras dari Kyiv, yang mengatakan tidak ada bukti "masuk akal" tentang serangan tersebut.

Sekutu Ukraina juga telah menyatakan skeptisisme tentang klaim Russia—tetapi Moskow pada hari Kamis mengatakan akan menyerahkan kepada Amerika Serikat "data yang telah didekripsi" dari drone yang diduga menargetkan kediaman terpencil tersebut.

"Materi-materi ini akan ditransfer ke pihak Amerika melalui saluran yang telah ditetapkan," kata kementerian pertahanan Russia dalam sebuah pernyataan.

Zelensky mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin sekutu Kyiv dari apa yang disebut koalisi negara-negara yang bersedia minggu depan di Prancis.

Pertemuan puncak tersebut akan didahului oleh pertemuan para penasihat keamanan dari negara-negara sekutu pada hari Sabtu di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

30 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Mourinho Terus Menata Kekua...
Olahraga
Marc Marquez Siap Kembali k...
Luar Negeri
Prancis Siapkan Pangkalan R...

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.