Berhadap-hadapan, Tank M48 Thailand Hancurkan Tank T-55 Kamboja

Jumat, 02 Jan 2026, 17:29 WIB

BANGKOK - Militer Thailand telah mengkonfirmasi adanya bentrokan langsung antara tank dengan pasukan lapis baja Kamboja selama pertempuran baru-baru ini di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja, setelah video yang beredar di media sosial menunjukkan sebuah tank M48A5 Thailand terlibat bentrokan dengan beberapa tank T-55 Kamboja.

Dari Defence Blog, rekaman tersebut pertama kali dipublikasikan oleh sumber-sumber Thailand di media sosial, yang menunjukkan sebuah tank tempur utama M48A5 Angkatan Darat Thailand menembaki empat tank dari keluarga T-55 yang dioperasikan oleh Angkatan Darat Kamboja. Tak lama kemudian, video tambahan muncul secara daring yang menggambarkan salah satu tank T-55 Kamboja hancur selama pertempuran tersebut.

Ket. Foto: Tank M48A5 Thailand dan tank T-55 Kamboja yang hancur. Bentrokan terjadi sebelum gencatan senjata 72 jam yang disepakati pada 27 Desember. — Sumber: Istimewa

Sebagaimana dinyatakan oleh sumber militer Thailand secara daring, pertempuran terjadi ketika pasukan Thailand berada di dataran tinggi, memberikan keuntungan taktis yang jelas bagi tank Thailand. Sebuah komentar yang menyertai salah satu video mencatat bahwa karena pasukan Thailand berada di medan yang lebih tinggi, pertempuran berakhir dengan hasil yang timpang.

Thailand belum merilis koordinat pasti atau garis waktu yang tepat untuk bentrokan tersebut, tetapi mengkonfirmasi bahwa bentrokan terjadi di tengah pertempuran yang kembali memanas terkait dengan sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama antara Thailand dan Kamboja. Insiden itu terjadi sebelum kesepakatan gencatan senjata tercapai pada akhir Desember.

Tank-tank yang terlibat mencerminkan inventaris lapis baja tua yang masih digunakan oleh kedua negara. M48A5 Thailand adalah varian yang ditingkatkan dari tank tempur utama M48 Patton rancangan AS, yang menampilkan sistem pengendalian tembakan yang lebih baik dan meriam utama 105mm. Meskipun sebagian besar telah dihapus dari peran garis depan oleh banyak tentara, platform ini tetap digunakan dalam jumlah terbatas oleh pasukan darat Thailand, terutama di unit cadangan atau teritorial.

Tank T-55 Kamboja adalah tank tempur utama rancangan Soviet yang diperkenalkan pada akhir tahun 1950-an dan diekspor secara luas selama Perang Dingin. Terlepas dari usianya, varian T-55 tetap digunakan di beberapa negara (termasuk Rusia), sering digunakan dalam peran sekunder atau dikerahkan karena keterbatasan alternatif. Kendaraan yang terlihat dalam rekaman tersebut tampaknya milik unit lapis baja Angkatan Darat Kamboja yang ditempatkan di dekat wilayah perbatasan yang diperebutkan.

Rilis rekaman pertempuran oleh pihak Thailand menandai salah satu konfirmasi visual paling jelas hingga saat ini tentang pertempuran tank lawan tank secara langsung antara kedua negara.

  • Konflik Thailand-Kamboja

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Sumsel Genjot Breeding Sapi, Dukung Target Swasembada Daging Nasional

Wagub Rano Karno Buka JFCF 2026, Dorong Transformasi dan Inovasi Digital Jakarta

Aturan Baru Ojol Segera Terbit, Pemerintah Fokus Lindungi Pengemudi dan Kurir

Jonatan Christie Masih Selamat dari Adangan Pemain Singapura

Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Jadi Buruan Warga Mataram di Pasar Murah

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Palu Pasang Ratusan Rambu Evakuasi

Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.