Investasi Bodong Mengintai, Pluang Ungkap Modus Scam Telegram Palsu, Jangan Sampai Jadi Korban
Kamis, 01 Jan 2026, 21:48 WIBJAKARTA - Aplikasi investasi dan trading crypto, Pluang mengeluarkan peringatan resmi kepada seluruh pengguna dan masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun Telegram palsu yang mengatasnamakan Pluang.
Brand Marketing Senior Manager, Meryl Emma mengarakan bahwa langkah ini diambil menyusul meningkatnya temuan mengenai upaya penipuan yang menjanjikan keuntungan cepat dan pendampingan trading secara ilegal.
"Belakangan ini, puluhan akun bodong bermunculan dengan mencatut nama dan logo resmi Pluang untuk menjerat korban ke dalam penipuan finansial. Para pelaku biasanya menggunakan modus kesempatan cuan cepat, menawarkan masuk ke grup eksklusif, hingga janji titip dana investasi,"katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1).
Ciri-Ciri Akun Penipuan yang Perlu Diwaspadai :
1. Mengirim Pesan Duluan (DM) lewat akun Telegram:Akun resmi Telegram milik Pluang tidak pernah menghubungi pengguna terlebih dahulu melalui pesan pribadi untuk menawarkan produk investasi, semuanya dilakukan secara broadcast massal hanya lewat akun resmi
2. Janji Profit Tidak Masuk Akal: Menawarkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat tanpa informasi disclaimerrisiko
3. Permintaan Transfer Dana Luar Aplikasi: Meminta pengguna mengirimkan dana ke rekening pribadi atau dompet digital di luar sistem pembayaran resmi aplikasi Pluang ataupun undangan saling transfer ke sesama pengguna yang dikenal ataupun tidak dikenal.
4. Cek cara komunikasinya dan pengarahan link: Akun resmi Pluang tidak akan minta nasabah memberikan data pribadi yang bersifat rahasia; dan juga tidak akan membawa pengguna untuk mengakses situs yang bukan berkaitan dengan domain resmi pluang.com.
5. Menyamar sebagai Admin: Menggunakan nama pengguna (username) yang sangat mirip dengan akun resmi, namun biasanya memiliki tambahan angka atau karakter khusus seperti pluang_tradingg atau pluang_investasi01, dan sejenisnya
"Langkah pencegahan bagi pengguna, Pluang menghimbau jika menemukan indikasi akun palsu, pengguna diharapkan untuk segera melaporkannya melalui platform media sosial terkait dan mengambil tangkapan layar (screenshot) untuk dilaporkan ke tim bantuan Pluang," tutupnya.
- Sindikat Penipuan Online
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Dilaporkan Hilang, WNI Asal Bandung Ini Ternyata Bekerja di Kamboja, KBRI Bantu Pemulangan ke Tanah Air
-
Militer Myanmar Tutup Pusat Kejahatan Siber di Dekat Perbatasan Thailand, Lebih dari 2.000 Orang Ditangkap
-
Warga bangun hunian sementara
-
Tiongkok Hukum Mati 11 Anggota Sindikat Penipuan dan Perjudian Berbasis di Myanmar
-
Cuaca Panas Menyengat Bikin Kaget Warga Sumbar! BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Diburu FBI Ditangkap di Thailand, Seorang WNI Diduga Tipu Warga AS hingga 10 Juta Dollar
-
Dinas Pengendalian Kependudukan Kota Mataram Temukan Empat Kasus Baru Stunting
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.