Bukan Sekadar Ramai, Kemenpar Ingin Wisata Batam Lebih Berkelas
Kamis, 01 Jan 2026, 18:25 WIBBATAM â Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI terus menggenjot konsep pariwisata berkualitas di Kota Batam, Kepulauan Riau. Fokusnya bukan sekadar mengejar jumlah kunjungan, tetapi memastikan pengalaman wisata yang nyaman, berkelas, dan berkesan bagi wisatawan.
Batam diposisikan sebagai salah satu pintu utama wisata mancanegara. Pada 2026, kunjungan wisatawan ditargetkan mencapai 1,7 juta orang, dengan porsi terbesar berasal dari luar negeri.
Kedekatan geografis dengan Singapura dan Malaysia menjadi modal kuat, ditambah penguatan atraksi, amenitas, dan layanan pariwisata.
Melalui pendekatan ini, Kemenpar berharap wisata Batam bisa tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan. Wisatawan datang bukan hanya ramai di angka, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal dan masyarakat sekitar.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan ada banyak produk pariwisata berkualitas yang dapat dikembangkan di Batam, seperti wisata kebugaran (wellness), wisata gastronomi, wisata laut, wisata karya seni, sejarah dan religi.
âKami mendorong pariwisata berkualitas di daerah melalui produk-produk pariwisata yang berkualitas seperti wellnes tourism, gastronomi, marine tourism, art and design, haritage, religi,â kata Ni Luh dalam kunjungan kerjanya di hari pertama tahun 2026 di Batam, Kamis (1/1).
Ni Luh menyakini Pemerintah Kota Batam sudah menyiapkan agenda-agenda pariwisata yang berkualitas di tahun 2026.
Dia pun mendorong kolaborasi antara swasta dan pemerintah daerah untuk membuat wisata di Kota Batam semakin meningkat.
âKami ingin semuanya dengan teman-teman swasta, pemerintah daerah, berkolaborasi membuat wisata Batam semakin meningkat,â ujarnya.
Pada tahun 2026 ini, kata dia, Kemenpar RI ditargetkan menjaring kunjungan wisata sebanyak 16 juta sampai dengan 17 juta wisatawan mancanegara dan 1,1 miliar pergerakan wisatawan nusantara.
Ni Luh optimistis target ini tercapai, selain didukung agenda libur nasional seperti libur lebaran, libur sekolah serta natal dan tahun baru, juga disiapkan agenda kunjungan wisata lainnya.
âMelihat pertumbuhan yang positif di 2025, kami optimistis mencapai target yang sudah diberikan kepada Kementerian Pariwisata,â ujar Ni Luh.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata menyebut ada 10 destinasi wisata unggulan di Kota Batam, seperti wisata olahraga, budaya, laut, eco dan agrowisata, religi, serta wellness tourism yang sedang dikembangkan.
âWisata kebugaran di Batam salah satunya ada di Gold Coast Bengkong,â ujar Ardi.
Dia menambahkan salah satu agenda pariwisata yang disiapkan untuk tahun 2026 adalah Kenduri Seni Melayu.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Masalah Putusan MK Nomor 123/2026 Tentang Pasal 14 UU Tipikor 1999/2001
-
Dari Gas Alam Cair ke Batu Bara, Cara Jepang Jaga Stabilitas Energi
-
Lawatan Perdana, Paus Leo XIV Kunjungi Masjid Agung Aljir
-
Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung
-
Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif
-
Batam International Graffiti Festival
-
Raja Ampat Diusulkan Jadi Kawasan Khusus Nasional, Ini Dampaknya untuk Pariwisata Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.