Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Ingatkan Masyarakat Pentingnya Mengetahui Potensi Risiko dan Titik Kumpul Saat Bencana

📅 Senin, 29 Des 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Ingatkan Masyarakat Pentingnya Mengetahui Potensi Risiko dan Titik Kumpul Saat Bencana Doc: Antara
Ket. Bencana longsor di Jalan Ring Road, Kota Jayapura, Papua pada 27 November 2025.

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan kiat mitigasi bencana bagi masyarakat menjelang tahun baru 2026, mulai dari mengetahui potensi risiko bencana dan titik kumpul di sekitar tempat tinggal.

"Pada prinsipnya, pertama selalu update prakiraan cuaca dari BMKG. Kemudian, ketahui potensi risiko yang ada di sekitar rumah tempat tinggal, tempat kerja, dan zona commute kita sehari-hari," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari ditemui di Jakarta, Senin (29/12).

Abdul melanjutkan, masyarakat perlu benar-benar menerapkan sedia payung sebelum hujan dengan mengetahui potensi risiko bencana di sekitar tempat tinggal dan terus mengikuti prakiraan cuaca.

"Selain itu, kita juga perlu selalu tahu misalnya di rumah itu kalau ada potensi banjir harus ke mana. Kalau di tempat kerja ada potensi banjir atau dekat sungai, kalau ada kondisi kedaruratan harus ke mana, titik kumpul ke mana, jalur evakuasi di mana, dan biasakan di keluarga itu menyampaikan kalau ada kondisi-kondisi kedaruratan kita harus berkumpul di mana, jadi ada titik kumpul keluarga," paparnya.

Selain itu, Abdul juga mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan tas bencana sesuai arahan BMKG yang bisa diisi dengan alat-alat bantuan kegawatdaruratan hingga dokumen-dokumen penting.

BNPB juga meminta pemerintah daerah (pemda) segera mengecek kesiapan mitigasi bencana mulai dari alat, perangkat, personil, dan anggaran menjelang perayaan tahun baru 2026.

"Kepada seluruh provinsi, kabupaten, kota dan para pimpinan daerah agar segera melakukan pengecekan alat, perangkat, personil, dan anggaran. Kalau misal ada kekurangan atau kebutuhan intervensi pemerintah pusat untuk segera menetapkan status siaga darurat, maka segera lakukan supaya pemerintah pusat bisa langsung mendukung secara penuh," tuturnya.

Abdul juga menambahkan, untuk antisipasi di hulu, BNPB bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalukan modifikasi cuaca di beberapa titik yang berdasarkan prakiraan BMKG memerlukan intervensi untuk mencegah bencana hidrometeorologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.