Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Pagi Hari, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami
Minggu, 28 Des 2025, 17:55 WIBJAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, pada Minggu pagi. Getaran gempa sempat dirasakan di sejumlah wilayah sekitar, namun dipastikan tidak memicu potensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memastikan gempa tersebut merupakan gempa tektonik dangkal. Pusat gempa terdeteksi berada di wilayah daratan, tepatnya di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman.
"Gempa tektonik magnitudo 4,7 yang terjadi pada pukul 09.11 WIB tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang BMKG, Suaidi Ahadi. Pernyataan tersebut disampaikan di Kota Padang pada Minggu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini tercatat memiliki magnitudo 4,7 dengan episenter yang cukup dekat dengan permukiman warga. Pusat gempa berada pada koordinat 0,13 derajat Lintang Selatan dan 100,08 derajat Bujur Timur.
Lokasi gempa tepatnya berada di darat pada jarak sekitar 19 kilometer barat daya Bonjol, Kabupaten Pasaman. Kedalaman gempa tercatat relatif dangkal, yakni sekitar 10 kilometer dari permukaan tanah.
Berdasarkan analisis BMKG, karakteristik gempa ini tergolong gempa dangkal. Gempa dipicu oleh aktivitas tektonik pada jalur Sesar Kajai-Talamau yang memang dikenal aktif.
"Setelah memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempa, gempa yang terjadi merupakan kategori dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Kajai-Talamau," ujar Suaidi. Ia menegaskan bahwa gempa jenis ini lazim terjadi di wilayah Sumatera Barat.
BMKG juga memaparkan bahwa getaran gempa dirasakan cukup luas oleh masyarakat. Intensitas guncangan berbeda-beda tergantung jarak wilayah terhadap pusat gempa.
Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa dirasakan di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Selain itu, warga di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam juga melaporkan merasakan getaran.
Guncangan tidak berhenti di wilayah tersebut saja. Warga di Kota Padang Panjang hingga Kota Payakumbuh turut merasakan getaran meski dengan intensitas yang lebih ringan.
Sejumlah warga mengaku merasakan getaran singkat yang disertai suara gemuruh. Namun, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
BMKG terus melakukan pemantauan pascagempa untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Lembaga ini juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga pukul 09.33 WIB, BMKG mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Tercatat satu kali gempa susulan atau aftershock dengan magnitudo yang sama.
"Hingga pukul 09.33 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu kali aktivitas gempa bumi susulan," kata Suaidi. Gempa susulan tersebut tercatat bermagnitudo 4,7.
BMKG menjelaskan bahwa gempa susulan merupakan fenomena yang wajar terjadi setelah gempa utama. Aktivitas tersebut menandakan proses penyesuaian energi di dalam kerak bumi.
Meski demikian, BMKG memastikan seluruh gempa yang tercatat tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini disebabkan lokasi gempa berada di daratan dan memiliki mekanisme sesar lokal.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada. BMKG mengingatkan warga agar menghindari bangunan yang retak dan berpotensi roboh.
Selain itu, warga juga diminta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan aparat setempat. Kesiapsiagaan dinilai penting mengingat wilayah Sumatera Barat rawan aktivitas gempa bumi.
BMKG menegaskan akan terus menyampaikan perkembangan informasi secara berkala. Informasi resmi diharapkan menjadi rujukan utama masyarakat dalam menyikapi kejadian gempa.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas masyarakat di wilayah Pasaman dan sekitarnya diharapkan dapat kembali berjalan normal. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
- Bencana Alam
- Sumatera Barat
- Gempa Bumi
- Gempa Padang
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
- Gempa Agam Sumatera Barat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Tak Sekadar Hijau, DEN: Transisi Energi Jadi Kunci Kemandirian Nasional
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
-
Google Kerja Sama AI dengan Pentagon, Ratusan Karyawan Menentang
-
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
-
DPKP Kalsel Perkuat Pengendalian Hama untuk Jaga Produksi Padi
-
Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo
-
Jumlah Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 15 Orang, 76 Luka-luka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.