DPRK Biak Harap Program Asta Cita Bangun Rumah Prioritas Warga Kampung
📅 Minggu, 28 Des 2025, 12:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BIAK – Legislator DPR Kabupaten Biak Numfor, Papua Nicoolas Otto Kho berharap program Asta Cita dari Presiden Prabowo tentang program pembangunan tiga juta rumah untuk prioritaskan warga di kampung.
"Banyak aspirasi permintaan bangun rumah layak huni untuk implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto supaya memberikan perhatian kebutuhan warga di 257 kampung dan 19 distrik," ujar Ketua Komisi 2 DPRK Biak Numfor, Nicoolas Otto Kho, Minggu (28/12).
Diakuinya implementasi program tiga juta pembangunan rumah dalam upaya untuk mewujudkan impian seluruh masyarakat di kampung punya rumah layak huni bantuan pemerintah.
Ia berharap untuk pembangunan 1.000 rumah masyarakat di Papua pada 2026 supaya memperhatikan warga pinggiran kampung, di antaranya kampung Anggraidi/Paray, Mokmer, Manggasisapi, Kampung Sanumi hingga Mokmer Sup.
Sedangkan untuk program bangun rumah layak huni warga kampung lain, lanjut dia, di wilayah kepulauan Padaido, Aimando dan Kepulauan Numfor serta pantai Utara Pulau Biak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Otto mengakui tujuan mulia Asta Cita program pembangunan 3 juta rumah, menurut Otto, untuk memberikan kemudahan akses hunian layak bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah atau miskin ekstrem.
Melalui program pembangunan rumah layak huni bagi warga, lanjut dia, untuk mengurangi kesenjangan masyarakat kota dengan warga di kampung dan pesisir, terutama bagi keluarga berpenghasilan ekonomi rendah.
Berdasarkan data permintaan pembangunan rumah layak huni diserap DPRK mencapai kurang lebih 3.000 unit rumah tersebar di 19 distrik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!