Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Gianyar Bali Salurkan Makanan Tambahan Maknai Hari Ibu

📅 Senin, 22 Des 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Pemkab Gianyar Bali Salurkan Makanan Tambahan Maknai Hari Ibu Doc: ANTARA/HO-Pemkab Gianyar
Ket. Penyaluran paket makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita memaknai Hari Ibu di Gianyar, Bali, Senin (22/12)

Gianyar, Bali -- Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, menyalurkan paket makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita memaknai Hari Ibu sekaligus partisipasi menekan tengkes atau stunting.

"Gizi yang cukup dan pola asuh yang baik adalah kunci utama mencegah stunting," kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra di Gianyar, Bali, Senin.

Total sebanyak 476 paket makanan tambahan (PMT) disalurkan bersama Anggota DPRD Bali Putu Diah Pradnya Maharani kepada ibu hamil dan balita di wilayah Kecamatan Sukawati dan Payangan.

Di Kecamatan Sukawati, sebanyak 125 ibu hamil di Desa Celuk, Singapadu, Singapadu Tengah, dan Singapadu Kaler dan dilanjutkan pembagian makanan tambahan berupa biskuit itu untuk 351 balita di Desa Kerta Kecamatan Payangan.

Sementara itu, Anggota DPRD Bali Putu Diah Pradnya mengapresiasi capaian Pemkab Gianyar yang menurunkan angka stunting menjadi 4,7 persen.

Capaian itu sekaligus menempatkan Gianyar sebagai kabupaten dengan angka stunting terendah kedua secara nasional.

Ia juga menekankan capaian tersebut tak lepas dari sinergi program termasuk kesehatan gratis dari Pemkab Gianyar.

"Gianyar telah membuktikan komitmen terhadap kualitas SDM dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan," ujarnya.

Provinsi Bali menjadi daerah dengan angka prevalensi balita stunting terendah di Indonesia dengan realisasi mencapai 8,7 persen berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 oleh Kementerian Kesehatan RI.

Adapun kategori kabupaten di Indonesia, Klungkung dan Gianyar, keduanya kabupaten di Bali, menduduki posisi pertama dan kedua nasional dengan realisasi masing-masing secara berurutan mencapai 5,2 persen dan 5,4 persen sesuai SSGI 2024.

Pemerintah Kabupaten Gianyar menargetkan pada 2026 prevalensi balita stunting di daerah seni itu mencapai 4,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.