Pemerintah Akan Hadirkan Libur Akhir Tahun yang Aman dan Menyenangkan

Jumat, 19 Des 2025, 03:03 WIB

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya menghadirkan momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026 jadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Ada banyak hal yang sudah kami lakukan, kami baru saja rapat di Polri untuk memastikan liburan kali ini akan berjalan dengan aman, nyaman dan menyenangkan untuk masyarakat baik wisatawan domestik atau mancanegara,” kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025 di Jakarta, kemarin.

Ket. Foto: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa (kedua dari kiri) menyampaikan hasil rapat koordinasi dengan pihak kepolisian dalam rangka menyambut liburan akhir tahun dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) di Jakarta, Selasa (16/12/2025). — Sumber: Antara

Mengutip data survei Kementerian Perhubungan, Ni Luh menyampaikan bahwa sekitar 100 juta wisatawan domestik akan melakukan perjalanan selama Desember 2025.

Sementara untuk perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan mancanegara diproyeksikan akan mencapai 1,5 juta kunjungan yang mana puncak pergerakan masyarakat diperkirakan akan terjadi pada pekan terakhir Desember.

Maka dari itu, pemerintah berupaya berfokus untuk menciptakan pengalaman liburan yang aman dan menyenangkan di seluruh destinasi wisata. Terdapat sejumlah hal yang dipersiapkan seperti dihadirkannya sebanyak 65 paket wisata yang berasal dari 23 mitra industri pariwisata, yang nantinya akan dipromosikan melalui media sosial Kementerian Pariwisata untuk diakses oleh masyarakat.

Ia menyampaikan seluruh paket wisata itu mencakup destinasi prioritas dan favorit seperti Puncak Bogor, Dieng, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Bali hingga Batam.

Kementerian Pariwisata juga sudah mengimbau agen perjalanan online (OTA) untuk mematuhi kebijakan pemerintah yang telah memutuskan akan memberikan diskon tiket pesawat sebesar 13 sampai 14 persen untuk perjalanan bulan Desember-Januari.

Sementara dari sisi keamanan, Ni Luh menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan seluruh pelaku industri pariwisata telah diminta untuk mematuhi surat edaran Menteri Pariwisata yang berkaitan dengan antisipasi terjadinya lonjakan kunjungan wisatawan di seluruh destinasi wisata.

Dalam surat itu Kementerian Pariwisata juga menginstruksikan agar pemerintah daerah rutin berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik asosiasi pariwisata, rumah sakit, aparat keamanan hingga Basarnas, mengingat adanya potensi curah hujan yang cukup tinggi di bulan Desember.

Pemerintah daerah, katanya, turut diminta untuk melakukan pemetaan risiko bencana, terutama di destinasi wisata ekstrem. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk manajemen risiko untuk menghadapi potensi bencana di destinasi wisata.

Selain surat edaran, ia menyampaikan Kementerian Pariwisata sudah menyebarkan modul teknis manajemen risiko, termasuk panduan CHSE terkait penanggulangan kebencanaan dan pengelolaan pengunjung agar pengelola destinasi dapat menerapkannya secara optimal selama libur akhir tahun. “Semoga ini bisa meningkatkan jumlah kunjungan, pergerakan, mendorong ekonomi kita di kuartal keempat,” ujar Ni Luh.

Jamin Keselamatan

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan langkah ekstra dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menyiagakan ribuan petugas pengamanan gabungan serta mengawasi ketat puluhan titik rawan di jalur rel.

Direktur Operasi PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata menegaskan bahwa seluruh lini di wilayah Jawa dan Sumatra telah dalam posisi siap tempur untuk mengawal pergerakan masyarakat yang diprediksi melonjak mulai hari ini.

“Angkutan Nataru kita mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kita semua sudah siap, serentak seluruh Jawa-Sumatra. Perjalanan selama 18 hari Nataru, terdapat 392 KA dengan 52 KA tambahan, di mana 2 di Sumatra,” ujar Awan di Kompleks Daop 2 Bandung, Kamis (18/12).

KAI memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan dengan menerjunkan kekuatan penuh yang melibatkan unsur eksternal dari TNI dan Polri.

“Petugas keamanan ada 2.300-an dari segala lini. Totalnya 2.392, ada penjaga pintu perlintasan, OTC, K2 termasuk cuci kereta kita siapkan,” kata Awan. “Untuk Daop 2 Bandung, kita menerjunkan 1.800 petugas. Kita menambah sekitar 130-an khusus penjaga daerah rawan, pintu perlintasan, di mana terdapat 53 daerah rawan di Daop 2,” kata Hendra.

Penebalan personel di 53 titik rawan ini menjadi prioritas guna memitigasi potensi gangguan alam maupun teknis demi menjamin kelancaran 15.962 kursi yang disediakan setiap harinya di wilayah Bandung, atau total 287.316 tempat duduk selama periode tersebut.

Terkait progres penjualan tiket, Hendra menyebut masyarakat cenderung masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan, meski grafik peningkatan sudah mulai terlihat di penghujung tahun. “Secara keseluruhan sudah terjual 46 ribu lebih. Lonjakan diperkirakan di tanggal 30-an, kita targetkan 5.020 tiket terjual tahun ini,” ujar dia. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.