Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Ditutup Merah, Investor Mulai Menahan Nafas di Level Tinggi

📅 Jumat, 19 Des 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Ditutup Merah, Investor Mulai Menahan Nafas di Level Tinggi Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 8,64 poin ke level 8.609,55, mencerminkan aksi ambil untung investor setelah penguatan pada sesi sebelumnya.

Pelemahan ini juga mengindikasikan sikap pasar yang cenderung berhati-hati di tengah ketidakpastian sentimen global dan minimnya katalis domestik jangka pendek.

Meski koreksi relatif terbatas, pergerakan IHSG menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menunggu arah yang lebih jelas sebelum kembali meningkatkan eksposur risiko.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (19/12) sore ditutup melemah 8,64 poin atau 0,10 persen ke posisi 8.609,55.

Di tengah pelemahan IHSG, indeks 45 saham unggulan atau LQ45 justru menguat 1,81 poin atau 0,21 persen ke level 853,53.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan, tekanan pada indeks terutama dipicu koreksi di sektor transportasi, sementara sektor noncyclical membukukan kenaikan terbesar pada perdagangan hari ini.

Selain itu, pelemahan rupiah di pasar spot ke level Rp16.750 per dolar AS turut membebani pergerakan pasar saham, seiring mayoritas mata uang Asia yang cenderung melemah.

"Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menguji level 8.500-8.550," ujar Ratna dalam keterangannya di Jakarta.

Dari sisi data domestik, kinerja penjualan mobil masih menunjukkan pelemahan.

Penjualan mobil domestik pada November 2025 tercatat turun 0,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 74.252 unit. Meski demikian, penurunan ini melambat dibandingkan Oktober 2025 yang turun 4,4 persen yoy.

Secara kumulatif, sepanjang Januari-November 2025, total penjualan mobil mencapai sekitar 710 ribu unit, turun sekitar 10 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Pemerintah juga mengindikasikan tidak akan melanjutkan insentif kendaraan listrik pada 2026 guna mendorong produsen otomotif membangun fasilitas produksi di dalam negeri.

Dari eksternal, pelaku pasar masih mencermati keputusan Bank of Japan (BOJ) yang pada 19 Desember menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 0,75 persen, level tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Kenaikan ini merupakan yang kedua pada 2025 setelah langkah serupa pada Januari.

BOJ membuka peluang kenaikan lanjutan jika kondisi ekonomi membaik dan inflasi tetap tinggi, meski memproyeksikan inflasi inti melambat di bawah target 2 persen pada semester I 2026 sebelum kembali meningkat stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.