Tenis Perorangan Putri Tanpa Janice Tjen
📅 Rabu, 17 Des 2025, 06:48 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
BANGKOK – Peluang merebut medali emas dari cabang tenis putri berkurang karena andalan Indonesia Janice Tjen terpaksa mengundurkan diri dari pertandingan semifinal nomor tunggal putri SEA Games 2025 Thailand yang berlangsung di National Tennis Development Center, Nonthaburi, Selasa karena sakit. Pelatih kepala tim nasional tenis Indonesia, Frank van Fraayenhoven, menjelaskan bahwa meski mundur di nomor tunggal putri, Janice tetap turun di nomor ganda bersama Aldila Sutjiadi.
“Saat pertandingan tunggal, dia muntah-muntah. Masih merasa tidak enak badan, dia tetap bermain ganda bersama Aldila yang juga merasa tidak enak badan dan berhasil menang,” kata Frank. Janice terpaksa mundur di tunggal dalam kedudukan 4-6 set pertama saat berhadapan dengan petenis tuan rumah, Mananchaya Sawangkaew.
Setelah beristirahat, Janice kembali turun ke lapangan untuk bertanding di nomor ganda putri bersama Aldila, berhadapan dengan Eva Marie Cheng/Su Yan Tan dari Singapura. Janice/Aldila berhasil mengemas kemenangan meski harus melalui rubber set. Juara WTA 124 Suzhou dan WTA 250 Chennai itu mengalahkan ganda putri Singapura dengan 6-1, 4-6, 10-6.
Pelatih timnas tenis putri Indonesia Martin Setiawan mengungkapkan bahwa kesehatan Janice saat ini belum kembali dalam kondisi terbaiknya. Martin menuturkan, kondisi Janice masih agak lemas. Tapi tim dokter sudah mempersiapkan tindakan-tindakan semaksimal mungkin untuk membantu Janice bisa bermain semifinal ganda hari ini.
Duet Aldila dan Janice mencatatkan prestasi manis di ajang multievent Asian Games 2022 Hangzhou yang digelar pada 2023 dengan meraih medali perunggu. Sedangkan di SEA Games 2025 Thailand, Indonesia juga menurunkan ganda putri lainnya, Priska Nugroho/Anjali Junarto. Priska/Anjali berhasil meraih kemenangan 6-4, 6-3 atas Alexa Joy Milliam/Shaira Hope Rivera dari Filipina untuk melaju ke babak semifinal SEA Games 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil luar bias dicatatkan Rahmat Erwin Abdullah untuk angkat besi. Betapa tidak, dia turun untuk kategori pria 88 kilogram. Rahmat meraih medali emas. Luar biasanya, ini adalah emas keempat berturut-turut dalam empat SEA Games: Filipina 2019 dan Vietnam 2021. Di sini, Rahmat Erwin meraih medali emas kategori 73 kg. Selanjutnya, di SEA Games Kamboja 2023, Erwin meraih medali emas kategori 81 kg.
Klasemen
Sementara itu, perolehan medali terus didulang kontingen Indonesia. Klasemen tak bergeser masih dipimpin Thailand dan rupanya takkan terkejar oleh Indonesia (2) maupun Vietnam (3). Sampa berita ini diturunkan kemarin, Indonesia meraih delapan medali emas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Emas didapat dari Triathlon Team Relay kategori men dan women. Lalu, Aquathlon Mix Team Relay, Rowing (dayung), Catur, Menembak, dan Angkat Besi. Berikut rincian klasemen tiga besar.
Thailand dengan 149 medali emas, 90 perak, dan 64 perunggu. Indonesia meraih 60 medali emas, 69 perak, dan 65 perunggu. Lalu Vietnam memperoleh 41 medali emas, 50 perak, dan 73 perunggu. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!