Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dahsyatnya Banjir Bandang di Aceh, Madrasah di Pidie Jaya Hilang Diterjang Banjir

📅 Senin, 15 Des 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dahsyatnya Banjir Bandang di Aceh, Madrasah di Pidie Jaya Hilang Diterjang Banjir Doc: ANTARA
Ket. Satu-satunya fondasi tersisa dari MIN 05 Pidie Jaya, Aceh yang hilang diterjang banjir bandang, dan telah ditandai dengan tulisan oleh warga setempat, di Pidie Jaya, Aceh, Minggu (14/12/2025).

BANDA ACEH - Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 05 Desa (Gampong) Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh hilang diterjang banjir bandang pada Rabu (26/11), dini hari, hanya tersisa fondasi pagar depan sepanjang lima meter.

Keuchik Gampong Seunong, Saiful, di Pidie Jaya, Minggu, mengatakan gedung MIN 05 tersebut hanyut dibawa banjir bandang yang melanda desa itu, akhir November 2025.

"Satu sekolah hanyut total (MIN 05), selain itu yang hanyut total ada rumah 12 unit, dua balai pengajian, satu polindes," ujar dia.

Meski banyaknya kerusakan fasilitas, semua warga selamat dan tidak ada yang meninggal dunia akibat banjir bandang tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena ketika air datang pertama, kami buat pengumuman warga diimbau ke tempat aman," ujarnya.

Sekolah tersebut, awalnya berada sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Meureudu, saat banjir bandang tiba pada Selasa (25/11), semuanya hilang.

Kini, lokasi sekolah dasar tersebut telah berubah seutuhnya menjadi sungai. Di fondasi yang tersisa, masyarakat setempat telah memberikan tanda dengan tulisan "Disini titik lokasi MIN 05 Pidie Jaya yang amblas ke sungai".

Warga Gampong Geunteng yang merupakan suami dari Kepala MIN 05 Pidie Jaya Dahlan menyampaikan sekolah tersebut hilang setelah diterjang banjir secara bertahap.

Pertama, kata dia, pada Rabu (26/11), dini hari, saat banjir pertama, air hanya mengikis bagian bawah beberapa kelas, kemudian besok malam, banjir kembali datang dan membawa seluruh bangunan sekolah tersebut.

"Waktu banjir malam Kamis (27/11) air membawa semua ruang kelas dan bangunan di sana. Dan hari ini hanya tersisa fondasi pagar depan itu," demikian Dahlan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.