Instalasi Imersif Tahilalats Dinilai Dorong IP Lokal Naik Kelas
Minggu, 14 Des 2025, 18:59 WIBJAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif menilai bahwa instalasi imersif yang dihadirkan Tahilalats di Bintaro Jaya Xchange Mall merupakan sebuah terobosan penting untuk mendorong IP lokal naik kelas dan memperluas jangkauan pasarnya.
"Biasanya instalasi berskala besar di ruang publik seperti ini diisi IP luar, namun hari ini untuk pertama kalinya dipercaya kepada IP lokal. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga langkah untuk memperluas jangkauan pasar dan menjadi contoh bagi IP-IP lokal lainnya untuk berani naik kelas," kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (14/12).
Dalam pembukaan resminya di Bintaro pada Sabtu (13/12), Irene mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pengelola ruang publik, kreator IP, studio kreatif, komunitas, serta unsur akademik dalam kegiatan ini menunjukkan penerapan pendekatan hexahelix dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis IP lokal.
Dalam rangkaian opening ceremony Benâs Backyard Tahilalats 10th Anniversary ini, dihadirkan area experiential dunia komik ke ruang nyata, hingga pop-up store yang menampilkan beragam merchandise resmi seperti apparel dan produk kreatif lainnya.
Melalui pendekatan experiential, pengunjung diajak berinteraksi langsung dengan karakter Tahilalats, menikmati instalasi visual berskala besar, serta mengikuti berbagai aktivitas kreatif yang berlangsung pada 12 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026 untuk menemani libur Natal dan Tahun Baru.
Program ini sekaligus bagian dari rangkaian acara akhir tahun Bintaro Jaya Xchange Mall yang mengusung konsep ruang bermain dan berkumpul yang inklusif, aman, dan ramah keluarga.
Manajer Unit Bintaro Jaya Xchange Mall Garry Misnan menyampaikan bahwa kehadiran IP lokal melalui instalasi imersif ini merupakan upaya menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung, sekaligus memperkuat peran pusat perbelanjaan sebagai ruang publik yang mendukung ekosistem ekonomi kreatif
Sementara itu, Co-Founder & Managing Director Mahavisual Fakhruddin Arrazi menekankan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi kunci dalam menghadirkan inovasi visual dan memperkuat positioning IP lokal agar mampu bersaing dan berkembang di industri kreatif.
Kreator Tahilalats Nurfadli Mursyid menyampaikan bahwa perayaan 10 tahun ini menjadi momen refleksi sekaligus perayaan bersama, tidak hanya bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Tahilalats, tetapi juga bagi para penggemar yang tumbuh bersama Tahilalats.
âSepuluh tahun ini menjadi refleksi atas proses membangun Tahilalats secara konsisten dan berkelanjutan, bersama ekosistem dan para penggemar yang terus membersamai,â ujar Nurfadli. Ant
- IP Lokal
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Rupiah Kembali Tersungkur akibat Kondisi Selat Hormuz yang Tetap Ditutup Iran
-
KAI Commuter Operasikan 1.149 Perjalanan pada Angkutan Lebaran 2026
-
Tak Mau Bergantung, RI Bidik Diversifikasi Ekspor Lewat I–EAEU FTA
-
Pemkab Serang Targetkan 50 Persen Kopdes Merah Putih Aktif pada 2026
-
Wamenekraf Dukung Kolaborasi The Pokémon Company dan Happy Asmara untuk Perluas Pasar Musik Dangdut
-
Pelatih Irak Minta FIFA Jadwal Ulang Playoff Piala Dunia
-
Pekerja Migran Banyak Jadi Korban Kejahatan Finansial, Wamen Cristiani: Pentingnya Literasi Keuangan!
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.