McDonald's Belanda Menghapus Iklan AI setelah Panen Kecaman

Kamis, 11 Des 2025, 10:43 WIB

AMSTERDAM - McDonald's baru-baru ini mengatakan telah menghapus iklan Natal yang dihasilkan oleh AI di Belanda setelah mendapat kritik di internet.

Dari The Guardian, iklan yang berjudul “waktu paling mengerikan sepanjang tahun” ini menggambarkan adegan kekacauan Natal, dengan Santa terjebak kemacetan lalu lintas dan seorang pesepeda Belanda yang membawa banyak hadiah tergelincir di salju. Dan pesannya? Mampirlah ke restoran McDonald's hingga Januari dan nikmati musim liburan.

Ket. Foto: Iklan di yang menggambarkan kekacauan lalu lintas pada musim liburan natal memicu gelombang kritik online. — Sumber: Istimewa

Namun, iklan AI generatif dari divisi Belanda pembuat Big Mac tersebut memicu gelombang kritik di media sosial.

“Iklan ini sendirian menghancurkan semangat Natal saya,” kata seorang pengguna. “Selamat tinggal sampah AI,” tulis pengguna lain.

McDonald's Belanda mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu: “Iklan Natal tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan momen-momen menegangkan selama liburan di Belanda.

“Namun, kami perhatikan – berdasarkan komentar di media sosial dan liputan media internasional – bahwa bagi banyak tamu, periode ini adalah 'waktu terindah sepanjang tahun'.”

Melanie Bridge, kepala eksekutif Sweetshop Films, perusahaan yang membuat iklan tersebut, membela penggunaan AI dalam sebuah unggahan di LinkedIn.

“Ini bukan tentang menggantikan keahlian, tetapi tentang memperluas perangkat yang ada. Visi, selera, kepemimpinan… itu akan selalu bersifat manusiawi,” katanya.

“Dan inilah bagian yang tidak dilihat orang: jam kerja yang dihabiskan untuk pekerjaan ini jauh melebihi waktu syuting tradisional. Sepuluh orang, lima minggu, penuh waktu.”

Namun hal itu pun memicu perdebatan daring.

Emlyn Davies, dari perusahaan produksi independen Bomper Studio, membalas unggahan LinkedIn tersebut: “Bagaimana dengan orang-orang yang seharusnya terlibat di dalamnya, para aktor, paduan suara?

“Sepuluh orang dalam proyek seperti ini adalah jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan pengambilan gambar secara tradisional menggunakan teknik live action.”

Coca-Cola baru-baru ini merilis iklan liburan yang dihasilkan oleh AI, meskipun mendapat kecaman ketika melakukan hal yang sama tahun lalu.

Produk baru perusahaan ini menghindari tampilan close-up manusia dan sebagian besar menampilkan gambar hewan lucu yang dihasilkan AI dalam suasana musim dingin.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.