Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Tanjungpinang Tambah 24 Ton Beras Premium Perkuat Pasokan Pangan

📅 Kamis, 11 Des 2025, 08:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Tanjungpinang Tambah 24 Ton Beras Premium Perkuat Pasokan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq.

TANJUNGPINANG – Bulog Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menambah stok beras premium 24 ton guna memperkuat pasokan bahan pangan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di daerah setempat.

Penambahan beras premium itu juga bertujuan menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok di pasaran yang mulai mengalami kenaikan menjelang akhir tahun.

"Beras premium ini diproduksi unit bisnis Bulog di Jakarta, yang merupakan produk dalam negeri," kata Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, di Tanjungpinang, Rabu (10/12).

Ia menyebut beras premium Bulog ini perdana masuk anjungpinang, sekaligus pengenalan merek baru kepada masyarakat sekitar. Beras tersebut akan dijual di pasaran maupun melalui Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra Bulog.

Ia mengklaim kualitas premium Bulog setara dengan beras premium lainnya yang beredar di pasaran. Harganya dibanderol Rp77 ribu per kemasan lima kilogram atau sesuai harga eceran tertinggi (HET).

"Sekarang sedang proses pengiriman dari Jakarta. Dalam waktu dekat sudah sampai di Tanjungpinang," katanya.

Pihaknya juga menambah pasokan minyak goreng "MinyaKita" 24 ribu liter untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan pada akhir tahun.

Dia mengatakan permintaan minyak goreng "MinyaKita" di Tanjungpinang tinggi, karena berapapun stok yang tersedia selalu habis dibeli masyarakat dalam waktu relatif cepat. HET MinyaKita Rp15 ribu per liter.

Ia mengingatkan pedagang di pasar maupun RPK tidak menjual beras atau minyak goreng Bulog di atas HET. Bagi yang kedapatan melanggar akan dikenai sanksi tegas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

"Masyarakat silakan melapor kepada kami atau pemerintah terkait, jika menemukan ada produk Bulog dijual di atas HET," kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Ekonomi
Indonesia Bisa Lolos Middle...
Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.