Wagub Rano Apresiasi 200 Pendonor Darah: Setiap Kantong Darah Adalah Kesempatan Hidup

Rabu, 10 Des 2025, 14:35 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memberikan penghargaan kepada 200 pendonor darah sukarela dalam sebuah acara di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/12). Para pendonor tersebut dinilai sebagai figur pahlawan kemanusiaan yang konsisten membantu sesama melalui donor darah rutin.

Dalam sambutannya, Wagub Rano menyampaikan rasa hormat dan apresiasi mendalam kepada seluruh pendonor. Ia menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar tindakan medis, melainkan ibadah kemanusiaan yang mencerminkan ketulusan dan empati masyarakat.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi sedalam-dalamnya kepada 200 pendonor yang hari ini menerima penghargaan. Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya dipandang sebagai tindakan medis. Namun bagi saudara sekalian, ini adalah ibadah kemanusiaan yang dilakukan dengan keteguhan hati," ujarnya.

Rano menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Jakarta mencapai 1.200 kantong per hari dan harus dipenuhi secara konsisten untuk menyelamatkan nyawa. Menurutnya, setiap pendonor memiliki kontribusi besar bagi pasien yang membutuhkan, mulai dari anak-anak thalassemia hingga pasien operasi dan penyintas kanker.

"Setiap darah yang mengalir dapat membantu anak-anak thalassemia, ibu melahirkan, pasien operasi, hingga saudara-saudara kita yang tengah berjuang melawan kanker. Setiap kantong darah mengandung kesempatan bagi orang lain untuk bertahan hidup," tambahnya.

Ia kemudian mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan para pendonor sebagai inspirasi. Rano menilai donor darah merupakan aksi kepedulian yang sederhana namun memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan orang lain.

"Saya mengajak generasi muda agar menjadikan para pendonor hari ini sebagai teladan. Donor darah mengingatkan kita bahwa menjadi manusia berarti peduli," tuturnya.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan besar terhadap PMI selama ini. Ia menyebut Pemprov DKI sebagai pemerintah daerah yang paling banyak memberikan kontribusi pembangunan fasilitas PMI, termasuk gedung baru dan Unit Donor Darah (UDD).

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur, karena Pemda DKI adalah pemda yang paling banyak memberikan sumbangan, baik untuk pembangunan gedung PMI maupun Unit Donor Darah (UDD) yang baru, jumlahnya lebih dari Rp200 miliar," ungkapnya.

Jusuf Kalla juga menegaskan bahwa Jakarta adalah pusat layanan kesehatan nasional sehingga kebutuhan darah di wilayah ini sangat besar. Menurutnya, UDD DKI Jakarta bukan hanya memenuhi kebutuhan rumah sakit di Ibu Kota, tetapi juga berkontribusi bagi daerah lain di Indonesia.

"Jakarta ini bagi Indonesia merupakan pusat kesehatan. Orang Bandung, Makassar, Medan kalau sakit keras datang atau meminta bantuan ke Jakarta. Jadi bukan hanya saya yang orang Jakarta, tapi semua orang datang ke Jakarta. Selain itu, Jakarta juga menyumbang darah ke berbagai rumah sakit di Indonesia. Itulah mengapa peran UDD DKI sangat penting secara nasional bagi kepentingan kesehatan kita semua," jelasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.