Narkoba Musuh Nyata dan Ancam Masa Depan Generasi Muda Indonesia

Jumat, 24 Jul 2026, 06:10 WIB

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan narkoba  musuh nyata yang mengancam masa depan Indonesia, khususnya generasi muda penerus bangsa.

Oleh karena itu, saat peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7), ia menegaskan komitmen pemerintah memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba sebagaimana tercantum dalam Asta Cita.

Ket. Foto: Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman — Sumber: antara foto

"Peringatan (Hari Anti-Narkotika Internasional) ini menjadi momentum kita untuk kembali meneguhkan langkah bersama melawan peredaran dan penggunaan narkoba sebagai musuh nyata yang mengancam masa depan Indonesia," katanya.

Ia menjelaskan bahwa melawan bandar-bandar narkoba dan menghentikan penyalahgunaan membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa.

"Penanganan narkotika membutuhkan kerja terpadu seluruh kementerian dan lembaga, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat untuk melindungi generasi muda dan masa depan Indonesia," ujar dia.

Hari Anti-Narkotika Internasional diperingati setiap 26 Juni. Dalam rangka memperingati hari tersebut, Badan Narkotika Nasional memusnahkan total 3,37 ton narkotika. Acara pemusnahan tersebut disaksikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Dalam acara yang sama, Dudung berserta pejabat negara lainnya meninjau barang bukti yang merupakan hasil pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan narkoba yang dilakukan BNN.

Sepanjang Oktober 2024 sampai dengan Juli 2026, Badan Narkotika Nasional telah menyita kurang lebih 12,3 ton barang bukti narkotika. Operasi pengungkapan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan 48,3 juta jiwa, menghentikan perputaran uang yang berasal dari peredaran narkotika sebesar Rp16,5 triliun, dan mengamankan aset hasil tindak pidana pencucian uang sebesar Rp165 miliar.

Umumnya, barang bukti narkotika yang disita merupakan sabu-sabu yang diproduksi massal dari wilayah Segitiga Emas/Golden Triangle, yaitu daerah pegunungan di area perbatasan Thailand, Myanmar, dan Laos. Lokasinya yang terpencil dan berbukit-bukit menyulitkan aparat penegak hukum untuk menangkap bandar-bandar produsen dan pengedar narkotika di daerah tersebut.

  • Narkoba
  • Musuh Nyata
  • Ancam Masa Depan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

Asean Mulai Kerepotan dengan Asap Eksporan Indonesia, tapi Rikuh

Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya

Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola

Asap Karhutla Makin Pekat, Penderita Asma Diminta Waspadai Serangan Akut

Misteri Ketidakhadiran Menhut dan Menteri LH di Rakor Karhutla Akhirnya Terjawab, Simak Alasannya

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.