Jakarta Raih Provinsi Terinovatif 2025: Gubernur Pramono Dorong Kolaborasi Nasional
📅 Rabu, 10 Des 2025, 14:55 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi tuan rumah Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 yang digelar di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/12). Dalam ajang yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri RI bersama Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri tersebut, Jakarta sukses meraih predikat sebagai Provinsi Terinovatif Tahun 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa IGA bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah memperkuat praktik baik antarwilayah. Ia menekankan bahwa Jakarta membuka ruang kolaborasi bagi kementerian, pemerintah daerah lain, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas riset global guna mempercepat transformasi tata kelola.
"Bagi kami, IGA bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana untuk memperkuat praktik baik antardaerah. Karena itu, Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya," ujarnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan kebanggaan karena Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah IGA 2025. Ia mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri serta Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri yang telah menyelenggarakan ajang strategis ini. Menurutnya, tema "Memperkuat Ekosistem Inovasi melalui Kolaborasi Multisektor" sangat relevan dengan kebutuhan pemerintahan modern yang adaptif dan efektif.
Gubernur Pramono menilai inovasi hanya dapat berkembang dalam ekosistem yang terbuka dan inklusif. Kehadiran akademisi, pelaku usaha, media, organisasi masyarakat sipil, hingga pemerintah daerah dalam forum ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan tata kelola yang lebih progresif.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Inovasi lahir dari ekosistem yang saling menguatkan," ungkapnya.
Lebih jauh, Gubernur Pramono memaparkan arah transformasi Jakarta menuju kota global yang tangguh, berkelanjutan, dan berpijak pada budaya lokal. Dalam lima tahun ke depan, Jakarta menargetkan masuk Top 50 Global Cities pada 2029 serta melanjutkan perjalanan menuju Top 20 pada 2045. Visi ambisius tersebut membutuhkan inovasi yang terstruktur, berbasis data, serta diperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia menjelaskan bahwa Jakarta memperkuat riset dan inovasi melalui peningkatan investasi riset daerah, pengembangan laboratorium kebijakan, serta perluasan jejaring peneliti dan inovator. Pemprov DKI juga menggerakkan Duta Inovasi untuk memastikan budaya inovasi tertanam di seluruh lapisan birokrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Para duta ini memastikan ‘virus inovasi’ terus menyebar di layanan publik," tegasnya.
Dalam forum tersebut, Gubernur Pramono turut membagikan pengalaman Jakarta menjaga stabilitas pembangunan meskipun menghadapi tantangan fiskal. Ketika dana bagi hasil dipotong sebesar Rp15 triliun, Jakarta mengoptimalkan strategi creative financing melalui kerja sama lintas pihak.
"Kami tidak boleh mengeluh. Yang kami lakukan adalah creative financing. Agar kualitas pembangunan tidak menurun, kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan siapa pun," katanya.
Ia mencontohkan penerapan skema naming rights pada halte Transjakarta di Koridor Sudirman-Thamrin, serta kebijakan insentif pajak untuk mendorong pusat perbelanjaan menggelar diskon besar guna menjaga stabilitas inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, Gubernur Pramono memaparkan penguatan digitalisasi layanan publik yang saat ini diwujudkan melalui aplikasi JAKI. Aplikasi super-app tersebut memantau kinerja ASN, kualitas layanan publik, hingga perilaku masyarakat. Ia bahkan menawarkan kesempatan kepada seluruh kepala daerah untuk mempelajari JAKI tanpa biaya.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin mempelajari JAKI, gratis," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!