Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BBM Langka di Meulaboh. Aksi Borong Diduga Penyebab SPBU Kosong Sepanjang Sabtu

📅 Minggu, 07 Des 2025, 07:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BBM Langka di Meulaboh. Aksi Borong Diduga Penyebab SPBU Kosong Sepanjang Sabtu Doc: Antara Foto
Ket. Ratusan jeriken milik masyarakat terpajang di depan SPBU 14.236.100 di ruas Jalan Manekroo Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Maraknya aksi pembelian BBM dan dugaan penimbunan BBM subsidi selama ini telah mengakibatkan stok BBM di setiap SPBU habis dalam hitungan jam setiap harinya, Sabtu (6/12/2025).

Aksi borong dan dugaan menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, telah menyebabkan stok BBM di SPBU di wilayah itu kosong sepanjang Sabtu.

“Kami berharap dari pihak terkait agar segera melakukan pembatasan pembelian BBM, baik itu jenis Pertalite maupun BBM non-subsidi agar kemacetan di jalan raya dan antrean BBM dapat segera berakhir,” kata Deni Setiawan, warga Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, kepada ANTARA, Sabtu sore.

Ia mengatakan dampak dari antrean di SPBU di Aceh Barat telah menyebabkan terganggunya arus lalu-lintas, karena menimbulkan kemacetan panjang di jalan raya.

Pertamina dan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum, kata dia, harus hadir di setiap SPBU di Aceh Barat, untuk memutus antrean panjang BBM.

Selain itu, kata Deni Setiawan, masyarakat meminta penegak hukum dan pemerintah daerah, agar dapat menindak pedagang eceran BBM yang menjual BBM kepada konsumen dengan harga di atas normal.

“Berikan tindakan edukasi yang tegas kepada mereka," ucapnya.

Deni juga meminta pemerintah daerah agar memberikan edukasi di setiap SPBU di Aceh Barat, agar masyarakat tidak lagi mengantre BBM karena situasi panik.

“Kepanikan ini terjadi karena ada komunikasi pemerintah yang tidak sampai ke masyarakat akibat terganggunya jaringan media sosial, sehingga kepanikan masyarakat nggak bisa dibendung,” katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Deni mengatakan berdasarkan informasi yang diterima stok BBM mencukupi apabila pemakaian tidak berlebihan akibat efek panik.

Sebelumnya Pertamina menegaskan  stok BBM di wilayah Aceh pada prinsipnya terpantau cukup dan suplai dari terminal BBM tetap berjalan mengikuti perkembangan kondisi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangan diterima ANTARA menjelaskan bahwa pola distribusi dilakukan sangat dinamis.

“Tim suplai kami terus menyesuaikan rute dan waktu pengiriman mengikuti kondisi lapangan. Kami mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan harian agar layanan di SPBU,” katanya.

Komite BPH Migas Fathul Nugroho mengatakan alam kondisi bencana seperti ini konsumsi BBM yang wajar dari masyarakat sangat membantu agar suplai dapat dibagi secara merata.

Fathul Nugroho menegaskan pentingnya menjaga ketertiban pembelian di SPBU dan meminta masyarakat menggunakan pola konsumsi BBM yang terukur sesuai kebutuhan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.