Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amerika Serikat dan Russia Gagal Mencapai Titik Temu

📅 Kamis, 04 Des 2025, 00:05 WIB | Oleh:
Amerika Serikat dan Russia Gagal Mencapai Titik Temu Doc: AFP/Alexander KAZAKOV/POOL
Ket. Presiden Russia Vladimir Putin, didampingi utusan ekonomi Kremlin, Kirill Dmitriev, dan ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, bertemu dengan utusan khusus AS, Steve Witkoff, dan menantu Presiden AS, Donald Trump, Jared Kushner, di Kremlin, Moskow, Selasa (2/12).

MOSKWA - Perundingan berisiko tinggi antara Amerika Serikat (AS) dan Russia untuk mengakhiri perang di Ukraina pada Selasa (2/12) gagal menghasilkan terobosan, karena Kremlin mengatakan belum ada kompromi yang ditemukan pada masalah utama mengenai wilayah.

Presiden Russia, Vladimir Putin, bertemu dengan menantu Presiden AS, Donald Trump, Jared Kushner, dan Utusan Khusus Steve Witkoff di Kremlin, setelah sebelumnya memberi sinyal bahwa pasukannya siap bertempur untuk mencapai tujuan awal perang Russia.

Pertemuan ini merupakan momen krusial bagi Ukraina di tengah pekan yang kemungkinan akan memanas setelah berhari-hari menjalani diplomasi yang menegangkan.

Inti dari pertemuan ini adalah rencana AS untuk mewujudkan perdamaian, yang kemudian direvisi di bawah tekanan Kyiv dan para pendukungnya di Eropa.

“Mengenai wilayah Ukraina yang diduduki, sejauh ini kami belum menemukan kompromi, tetapi beberapa solusi Amerika dapat didiskusikan,” kata ajudan presiden Russia, Yuri Ushakov, setelah pertemuan di Moskwa.

“Beberapa formulasi yang diusulkan tidak cocok bagi kami, dan perundingan akan terus berlanjut,” imbuh dia.

Sementara itu Presiden Trump mengatakan kemajuan dalam mengakhiri perang yang berlangsung hampir empat tahun tidak akan mudah.

“Orang-orang kami sedang berada di Russia saat ini untuk melihat apakah kami bisa menyelesaikannya,” ungkap dia dalam rapat kabinet di Gedung Putih.

“Situasinya tidak mudah, percayalah.

Benarbenar kacau,” imbuh dia.

Dalam sesi wawancara yang disiarkan Selasa malam di Fox News, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan perundingan dengan Russia telah mencapai beberapa kemajuan untuk mengakhiri perang dengan Ukraina.

Sedangkan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan pada Senin (1/12) bahwa rencana apa pun harus mengakhiri perang untuk selamanya dan tidak hanya mengarah pada jeda dalam pertempuran.

Ia pun mengatakan dalam unggahan di media sosial bahwa tidak akan ada solusi sederhana bagi perundingan ini.

“Yang penting adalah semuanya adil dan transparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.