Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE Sepakat Tingkatkan Pertahanan

📅 Rabu, 03 Des 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
UE Sepakat Tingkatkan Pertahanan Doc: AFP/NICOLAS TUCAT
Ket. Kaja Kallas

BRUSSELS - Menteri-menteri pertahanan Eropa sepakat bahwa Uni Eropa harus segera memperkuat pertahanannya karena Russia tidak mungkin menghormati kesepakatan dalam waktu lama.

Kesepakatan para menteri pertahanan Eropa itu disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri EU, Kaja Kallas, awal pekan ini.

“Waktu untuk bertindak semakin sempit dan Presiden Russia, Vladimir Putin, tidak bisa diandalkan untuk mematuhi komitmen jangka panjang,” ucap Kallas.

Kallas menyebut EU dan negara anggota telah memberikan lebih dari 187 miliar euro kepada Ukraina, seraya menambahkan bahwa dukungan militer yang lebih kuat akan memperkuat posisi Kyiv di medan perang dan dalam perundingan.

Terkait keberatan Belgia atas usulan pinjaman reparasi yang didasarkan pada aset kedaulatan Russia yang dibekukan, Kallas menilai mekanisme itu tetap pilihan paling layak.

Dia pun menyerukan negara anggota agar berbagi risiko secara kolektif.

Menurut dia, Russia berkewajiban membayar reparasi atas kerusakan yang ditimbulkannya di Ukraina, dan skema pinjaman berbasis aset beku merupakan dasar hukum dan politik yang paling tepat.

Kallas pun memperingatkan bahwa tekanan internasional dapat bergeser ke desakan agar Ukraina membuat konsesi, sebuah langkah yang menurutnya justru akan memberi keuntungan kepada Russia dan merusak prinsip hukum internasional.

Ia mengatakan tekanan biasanya diarahkan ke pihak yang lebih lemah untuk menghentikan perang, yaitu Ukraina, namun hal itu tidak sesuai dengan kepentingan EU maupun keamanan global karena Piagam PBB melarang perubahan batas secara paksa.

Kallas menegaskan kemenangan taktik agresi akan menciptakan preseden berbahaya di berbagai belahan dunia karena hal itu membuka jalan bagi negara kuat mengambil wilayah sesuka hati yang merugikan mayoritas negara.

Kallas juga menyoroti meningkatnya ancaman hibrida dari Belarus. Untuk itu, EU sedang menilai langkah baru setelah Lithuania melaporkan balon meteorologi yang melintasi wilayahnya dari arah Belarus. Anadolu/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.