Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenpar Luncurkan Paket Tur Gastronomi dengan 15 Paket Hasil Kurasi WISH

📅 Rabu, 03 Des 2025, 17:18 WIB | Oleh:
Kemenpar Luncurkan Paket Tur Gastronomi dengan 15 Paket Hasil Kurasi WISH Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Ilustrasi makanan khas Indonesia yang memadukan nasi kuning dengan ayam gulai berempah beserta sayur daun singkong.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata merilis katalog “Paket Tur Gastronomi” yang menampilkan 15 pengusaha sektor gastronomi dengan paket tur terbaik hasil akselerasi intensif dalam program Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH) 2025.

“Melalui program WISH di sektor gastronomi, kami berinvestasi pada kemampuan pelaku pariwisata untuk menyampaikan kisah tersebut," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/12).

Widiyanti mengatakan salah satu tugas Kementerian Pariwisata adalah mengangkat budaya makan sebagai sarana gastrodiplomasi, karena setiap perjalanan rasa dan sajian Indonesia adalah narasi budaya yang menjadi kekuatan bangsa.

Katalog Paket Tur Gastronomi menjadi salah satu wujud nyata dari program tersebut. Paket tur memiliki potensi pasar yang besar karena berperan seperti “koki” yang meracik berbagai unsur pariwisata agar menghasilkan perjalanan yang berkesan dan berkualitas.

Di dalamnya terintegrasi akomodasi unik, transportasi nyaman, kuliner terkurasi, hingga atraksi eksklusif. Katalog ini memuat profil lengkap usaha, produk unggulan, serta unique selling proposition yang siap dipasarkan.

Kehadirannya menjadi panduan komprehensif bagi wisatawan yang ingin menjelajahi dan menikmati ragam pengalaman rasa terbaik di Indonesia.

Setiap paket tur tidak hanya menonjolkan keindahan destinasi, tetapi juga menawarkan pengalaman yang mendalam dan bertanggung jawab, memperkaya pengetahuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan alam.

“Semoga katalog ini membawa rasa Indonesia ke panggung gastronomi dunia, menghadirkan setiap kisah menjadi pengalaman yang otentik, tak terlupakan, dan bernilai tinggi,” kata Widiyanti.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani Mustafa menambahkan komponen terbesar pengeluaran wisatawan mancanegara berasal dari akomodasi sebesar 37,89 persen serta pengeluaran makanan dan minuman, belanja cenderamata, hiburan, dan paket tur lokal sebesar 45,24 persen.

Persentase ini menunjukkan besarnya peluang komoditas lokal sebagai penggerak utama industri pariwisata.

“Kami berupaya melakukan diversifikasi di luar pendekatan tradisional untuk mendorong pertumbuhan regional yang lebih merata sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Program WISH menjadi inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata,” katanya.

Bagi para pengusaha, Rizki berharap katalog ini menjadi sumber inspirasi.

“Pariwisata bukan hanya menjual tempat, tetapi ruang kolaborasi tanpa batas, kemitraan inovatif yang menggabungkan berbagai jenis usaha dan produk, sekaligus menjangkau berbagai segmen pasar,” katanya.

Ia menambahkan katalog ini dirancang untuk membuka wawasan, menghadirkan berbagai menu yang menyegarkan pikiran dan memberi energi baru. Rizki berharap wisatawan dapat menemukan “resep” unik bagi kesehatan jiwa dan raga melalui perjalanan yang otentik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Momentum Perkuat Wisata Dal...
Nasional
Pesparawi Nasional XIV Diik...

Burnham Tantang Starmer Perebutkan Kursi PM

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Burnham Tantang Starmer Per...
Luar Negeri
Jerman Sepakat Kembangkan B...

Bolivia Umumkan Keadaan Darurat

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bolivia Umumkan Keadaan Dar...
Luar Negeri
Utusan PBB Serukan Pembebas...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.