Jangan Sampai Dikuasai Produk Impor, Mendag Ajak Pelaku UMKM Kuasai Pasar Domestik: Optimalkan Pemanfaatan Medsos!
Rabu, 03 Des 2025, 22:27 WIBJAKARTAâ Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memaksimalkan pemanfaatan media sosial (medsos) sebagai saluran pemasaran produk-produk untuk memperluas pasar. Dukungan ini diwujudkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Meta sebagai penyedia layanan medsos, untuk mempercepat perkembangan bisnis UMKM di era digital.
Mendag Busan menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan âTraining Buku Saku UMKM: Ketangguhan Menghadapi Tantanganâ hari ini, Rabu, (3/12) di Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan WhatsApp dari Meta yang berkolaborasi dengan UKMINDONESIA.ID.
âKemendag, pemerintah daerah, dan Meta bekerja sama untuk memajukan UMKM. Kami ingin pelaku usaha yang berkembang ada dari yang besar sampai kecil. Termasuk yang di pasar tradisional, kami edukasi agar melek digital agar barang-barangnya tetap laku dan tetap ada pengunjung, baik secara fisik maupun tatap muka,â ujar Mendag Busan.
Selain itu, Mendag Busan menekankan pentingnya UMKM untuk terus tumbuh dan menguasai pasar dalam negeri sebagai upaya ofensif membendung konsumsi produk impor. Menurutnya, produk.produk lokal, termasuk buatan UMKM, diminati dan laku di pasar selama produk-produk tersebut berdaya saing.Â
âHarus punya daya saing. Sekarang sudah banyak produk UMKM yang masuk ke ritel modern. Kalau produk UMKM menguasai pasar di dalam negeri, secara tidak langsung membendung produk asing,â kata Mendag Busan.
Sementara itu, Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian, mengapresiasi dukungan Kemendag kepada Meta dalam membantu para pelaku UMKM untuk semakin memanfaatkan medsos dalam kegiatan usaha mereka. Ia menyoroti peran WhatsApp dalam menghubungkan bisnis dan konsumen.
âMasyarakat menggunakan WhatsApp untuk terhubung dengan bisnis, mulai dari mengajukan pertanyaan, mencari tahu produk, atau pembelian. Kami bangga dapat berkolaborasi dengan UKMINDONESIA.ID, serta mendapat dukungan dari Kemendag dan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dan Surabaya untuk membantu lebih dari 700 UMKM melalui pelatihan daring dan luring untuk mengadopsi alat digital dan memperluas jangkauan pasar,â ungkap Pieter
- Dukung UMKM
- Kementerian Perdagangan
- proteksi pasar domestik
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Keren, 25 Sekolah Rakyat Bakal Punya Lapangan Sepak Bola Standar Internasional
-
30 Dokter Puskesmas Gorontalo Dilatih ANC dan USG Dasar
-
30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan
-
Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat
-
Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah Capai 5.186 Hektare
-
PBB Peringatkan AI Tingkat Lanjut Dapat Menjadi Ancaman bagi Umat Manusia
-
KKI 2026 Catat Transaksi Rp177,21 Miliar, UMKM DKI Kuatkan Ekspor & Pembiayaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.