Sawah Puso Meluas, Pemerintah Gerak Cepat Kirim Benih Penyelamat ke Sumatera

Selasa, 02 Des 2025, 17:45 WIB

JAKARTA – Bantuan benih gratis menjadi instrumen krusial untuk memulihkan produktivitas petani yang sawahnya mengalami puso akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tanpa intervensi cepat, kerugian produksi dapat melebar dan mengganggu pasokan pangan regional. Penyediaan benih unggul tidak hanya mempercepat siklus tanam ulang, tetapi juga membantu menekan potensi lonjakan biaya produksi yang sulit ditanggung petani terdampak.

Ket. Foto: Foto udara sawah terendam banjir di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (9/11/2025). — Sumber: ANTARA FOTO/ Yudi Manar.

Namun, efektivitas program ini bergantung pada ketepatan distribusi, kualitas benih, dan dukungan pendampingan teknis agar petani dapat kembali berproduksi dengan lebih resilien terhadap risiko iklim.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah segera menyalurkan bantuan benih gratis bagi petani yang sawahnya mengalami puso atau gagal panen akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Ia menjelaskan tim Kementerian Pertanian (Kementan) mulai diturunkan sejak hari ini untuk bekerja dan menyusun daftar wilayah penerima bantuan benih.

“Yang sawah mengalami puso, kami kirim bantuan benih gratis dari pusat. Tim langsung turun mulai hari ini bekerja,” kata Amran dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (2/12).

Menurut dia, karena saat ini sedang musim hujan, benih tersebut dapat segera ditanam oleh petani.

Total lahan sawah yang terendam banjir dan mengalami puso di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 28 ribu hektare, katanya, menjelaskan.

Selain benih, Amran mengatakan pemerintah juga akan memberikan bantuan peralatan pertanian bagi petani yang membutuhkan.

“Apabila memerlukan peralatan, dia tidak punya alat, kami kasih peralatan traktor,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Amran mengatakan menjamin tidak akan terjadi kekurangan pangan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dirinya menyebut telah berkoordinasi langsung dengan Menteri Dalam Negeri untuk memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras di tiga provinsi tersebut.

“Tidak akan ada kekurangan pangan. Kami jamin itu,” ujar dia.

Ia menambahkan pemerintah melalui Bulog siap memenuhi setiap permintaan beras dari daerah terdampak. Tim Kementan bersama Bulog telah berada di sejumlah titik guna memastikan distribusi berjalan lancar.

“Kami langsung katakan keluarkan beras sesuai permintaan. Sampai hari ini total permintaan mencapai 40 ribu ton,” kata Amran.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi sebelumnya mengatakan sekitar 27 ribu hektare sawah di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 385 hektare sawah yang ditanami padi mengalami puso atau gagal panen.

Sementara itu, terdapat 200 hektare lahan jagung yang tidak dapat dipanen akibat bencana.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Lagu Terbaru Bigbang Sapu Bersih Posisi 1 di Tangga Lagu Korsel

Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen 2026 Dibuka: Cek Syarat, Cara Daftar, dan Jadwalnya

MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026.

Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand

Kementan Perkuat Mitigasi Kekeringan untuk Akselerasi Swasembada Pangan di Sukabumi

Pemerintah Pusat Pilih Jakarta untuk Operasional PFII, Opsi Bali Masih Dikaji

Dasar Napi Nakal, Si Acil Kabur dari Penjara, Padahal 2 Bulan Lagi Bebas

Pakistan Gencarkan Prinsip Kemanusiaan untuk Lindungi Kelompok Rentan

Pesta Rakyat HUT ke-81 RI Meriah Tanpa Kedip, Menteri Pariwisata Apresiasi PLN.

Pingtar Dorong Model Pembelajaran Berkelanjutan bagi Pekerja lewat WhatsApp

Sapaan Maut El Nino di Honduras: 80 Persen Wilayah Dilanda Kekeringan

Dua Pemuda Diamankan karena Hendak Tawuran di Lubang Buaya

Gubernur Pramono Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Emisi PLTU Suralaya

Operator Seluler Ikut Bangun Ekosistem AI, Kedaulatan Digital Indonesia Makin Kuat

Anggaran KJMU Dipangkas Rp49 Miliar, 2.899 Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

Badan Geologi: Asap di Gunung Raung Bukan Erupsi Tapi Kebakaran

Cegah Warga Hilang Hak Bansos, DPRD DKI Minta Pemprov Sediakan Kanal Sanggah

Gibran Berdialog dengan Sejumlah Ibu yang Baru Melahirkan di Tenda Rawat Pascagempa di Sikka, NTT, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

Babak Baru Diplomasi: Trump Bersiap Jumpa Kim Jong Un Lagi

Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.