Tanpa Kenal Lelah, TNI Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir di Aceh

Minggu, 01 Feb 2026, 20:48 WIB

JAKARTA - Personel TNI terus membantu percepatan pemulihan wilayah Aceh pascabanjir dan tanah longsor dengan membersihkan serta memperbaiki rumah warga terdampak di sejumlah kabupaten.

"Dengan semangat gotong royong, para prajurit turun langsung ke tengah masyarakat, membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang terdampak lumpur dan kerusakan parah," demikian petikan keterangan Tim Media Presiden di Jakarta, Minggu.

Ket. Foto: Personel TNI dan masyarakat Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, bergotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak pasca-bencana banjir, Minggu (1/2). — Sumber: ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo

Dari laporan aktual Tim Media Presiden di lapangan, Minggu, di Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, personel TNI membantu pembersihan rumah milik Ibu Fatimah.

Hingga kini, progres pembersihan telah mencapai 47 persen. Sebagian ruangan masih tertimbun lumpur basah yang cukup tebal.

Bermodalkan sekop dan cangkul, para prajurit bahu-membahu mengangkat lumpur sedikit demi sedikit. Keringat bercucuran, namun semangat tetap terjaga demi meringankan beban warga.

Sementara itu, di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, TNI terlibat dalam pemulihan rumah warga yang roboh akibat banjir bandang. Rumah kayu tersebut tampak hancur, menyisakan puing-puing yang berserakan.

Puluhan personel TNI tampak sibuk memisahkan kayu-kayu bekas rumah untuk kemudian disiapkan pembangunan ulang. Debu beterbangan di udara, namun pekerjaan terus berjalan dengan penuh kehati-hatian.

Di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, TNI juga melaksanakan pembersihan rumah milik Ibu Afasah. Lumpur masih menumpuk di sebagian besar ruangan rumah.

Dengan cangkul dan sekop, personel TNI tak kenal lelah memindahkan lumpur ke tempat pembuangan.

Suasana hangat pun tercipta, saat para prajurit membersihkan lumpur sambil berbincang ringan dan mendengarkan alunan musik sederhana yang menemani kerja mereka.

Tak jauh dari lokasi tersebut, rumah milik Nek Nuriyah juga menjadi sasaran pembersihan.

Rumah bercat hijau itu perlahan mulai memperlihatkan lantai dasarnya setelah sisa-sisa lumpur dibersihkan oleh personel TNI. Setiap sekop lumpur yang diangkat membawa harapan baru bagi sang pemilik rumah.

Selain itu, pembersihan juga dilakukan di rumah Ibu Cut Putri, yang masih dipenuhi lumpur basah di setiap ruangan. Dengan mengenakan sepatu boot, personel TNI terus menyekop lumpur tanpa mengenal lelah.

Kehadiran TNI menjadi bukti nyata bahwa negara selalu hadir di tengah rakyat, khususnya saat masa sulit, demi mempercepat pemulihan dan mengembalikan harapan masyarakat Aceh.

  • tni ad
  • bencana sumatera
  • banjir di aceh

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.