Andy Murray Akui Kecewa dengan Prestasi Djokovic Selama Dia Latih
Selasa, 02 Des 2025, 08:46 WIBLONDON, INGGRIS â Legenda tenis Britania Raya, Andy Murray, mengaku âkecewaâ dengan hasil yang dicapai Novak Djokovic selama masa singkat ia menjadi pelatih mantan rival beratnya tersebut.
Murray resmi bergabung dalam tim kepelatihan Djokovic pada November 2024, hanya tiga bulan setelah petenis Skotlandia berusia 38 tahun itu mengakhiri kariernya lewat Olimpiade Paris. Namun kerja sama keduanya hanya bertahan sekitar enam bulan, mencakup Australian Open 2025 dan tiga turnamen lainnya.
âSaya melihat kembali dan saya senang telah melakukannya,â ujar Murray kepada The Tennis Podcast. âItu pengalaman luar biasa. Tak berlangsung lama, tapi saya memberikan segalanya.â
âNamun saya kecewa. Hasil yang kami dapat tidak seperti yang saya harapkan untuk dirinya,â lanjut juara tiga kali Grand Slam tersebut, yang pernah bersaing di era kejayaan Djokovic, Roger Federer, dan Rafael Nadal.
Pada Australian Open 2025, Djokovic sempat menyingkirkan Carlos Alcaraz untuk lolos ke semifinal, sebelum akhirnya mundur akibat cedera saat menghadapi Alexander Zverev. Usai pulih, performanya menurun: tersingkir di babak pertama di Qatar dan Indian Wells, lalu kalah di final Miami Open dari remaja Ceko, Jakub Mensik.
âItu awalnya berjalan baik dan sangat disayangkan apa yang terjadi di Australia dengan cederanya. Dia bermain tenis yang luar biasa di turnamen itu,â kata Murray. âSetelah cedera tersebut, beberapa bulan berikutnya menjadi sangat berat â bukan hanya untuknya, tapi juga bagi tim.â
Murray menambahkan bahwa periode ini memberinya banyak pelajaran tentang dunia kepelatihan. âSaya benar-benar berinvestasi penuh, melakukan yang terbaik untuk membantu, dan membangun hubungan baik dengan anggota tim lainnya.â
Kini menjalani masa pensiun, Murray yang memiliki empat anak bersama sang istri, Kim, mengaku menikmati kehidupan barunya.
âSaya benar-benar tidak yakin seperti apa rasanya pensiun. Apakah saya akan menikmatinya? Apakah saya akan merindukan tenis? Sebelum itu terjadi saya sempat cemas,â katanya. âTapi saya tahu itu keputusan tepat. Saya tidak menyesal berhenti ketika saya berhenti.â
âSaya mencintai peran sebagai ayah, dan berada di rumah bersama anak-anak adalah hal yang luar biasa.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Menuju HUT ke-46 Dekranas, Kemenperin Pacu IKM Kriya Naik Kelas dan Go Global
-
Peluang Ekspor Pupuk Menggoda, Pupuk Indonesia: Jangan Sampai Petani Kekurangan
-
25.000 Penduduk Tangerang Tanpa KTP
-
KSOP Kendari Kerahkan 29 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026
-
Final Four Proliga 2026: Seri Ketiga di Semarang Dipastikan Berlangsung Ketat
-
Nasabah BRI Diminta Waspadai Modus File APK Jelang Lebaran
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Jurnalis dan Para Ahli di Hambalang, Bahas Isu Terkini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.