Bulog Pastikan Stok Beras di Jabar Aman Saat Nataru

Senin, 01 Des 2025, 15:50 WIB

BANDUNG - Perum Bulog Jawa Barat (Jabar) memastikan stok beras di Jawa Barat aman selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sehingga masyarakat diimbau untuk tidak termakan isu kelangkaan stok beras hingga melakukan panic buying.

Kepala Perum Bulog Jawa Barat, Nurman Susilo, menegaskan bahwa cadangan beras yang dikelola pemerintah saat ini berada dalam posisi yang sangat kuat. Hingga akhir November 2025, stok beras secara nasional tercatat mencapai angka 3,8 juta ton.​

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Khusus untuk wilayah Jawa Barat, Bulog telah mengamankan stok sebanyak 590 ribu ton. Yang ini tersebar merata di berbagai komplek pergudangan.

"Publik Jawa Barat jangan panik. Stok beras sangat mencukupi untuk kebutuhan hingga musim panen raya 2026," kata dia, melalui keterangan pers yang diterima wartawan, Minggu (30/11).

Pemerintah melalui Bulog memastikan tidak ada urgensi untuk melakukan impor beras dalam waktu dekat. Sebab stok yang ada saat ini sangat mumpuni.

"Stok yang ada dinilai lebih dari cukup. Teruma untuk menjalankan berbagai instrumen pemerintah, mulai dari bantuan pangan, penanganan bencana, hingga intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga," kata dia.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Jabar, Saeful Bachri, meminta Pemerintah Jawa Barat melakukan pengendalian harga kebutuhan pokok menjelang nataru. Terutama, dalam mengendalikan harga sembako di pasar-pasar tradisional di Jabar.

"Pemerintah daerah harus segera menyiapkan langkah pengendalian harga dan memastikan ketersediaan pasokan. Sehingga jangan sampai ada gejolak dan kebutuhan masyarakat tetap dapat memenuhi," ujar dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.