Meski Warganya Sering Kebanjiran, Pemprov Jakarta Siapkan Bantuan ke Korban Banjir Sumatera
Minggu, 30 Nov 2025, 13:20 WIBJAKARTA â Jakarta tentu sangat akrab dengan banjir dan bisa merasakan dampak beratnya. Maka, Jakarta juga membantu korban banjir sumatera.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama sejumlah mitra mendistribusikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh.
"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BPBD DKI Jakarta dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu. Menurut dia, proses pendistribusian bantuan tersebut berlangsung di Markas Kodaeral III, Jakarta Utara.
Pendistribusian itu dilakukan melalui kolaborasi antara BPBD DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggunangan Bencana (BNPB), MRT Jakarta, Inirateks, JakPro, PAM Jaya dan sejumlah lembaga lainnya. Yohan mengatakan bantuan yang dikirimkan ke tiga provinsi di Pulau Sumatera itu berupa kidsware sebanyak 1.000 paket, family kit 1.000 paket, sandang 1.000 paket, dan air mineral 1.000 dus.
Selain itu, ada pula selimut 1.000 lembar, kasur lipat 1.000 buah, bantal 1.000 buah, bahan makanan, makanan ringan, beras, dan lain sebagainya. "Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam misi kemanusiaan ini," ucap Yohan. Dia pun berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana serta mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana, masyarakat Jakarta juga diimbau agar tetap waspada terhadap potensi keadaan darurat di sekitarnya. "Apabila mengalami atau menemukan kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi call center Jakarta Siaga 112 untuk mendapatkan penanganan cepat," imbau Yohan.Â
Percepat Pembukaan Akses Bantuan
Sementara itu, Â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembukaan akses menuju Sumatera Utara (Sumut), untuk memastikan distribusi logistik bagi warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat (Sumbar).
âEnergi peringatan Hari Bakti PU kami alihkan untuk percepatan penanganan bencana di Sumatera,â kata Menteri PU Dody Hanggodo pada acara Hari Bakti ke-80 PU dan Pelepasan Bantuan PU Peduli, di Jakarta, Minggu.
Ia menjelaskan sejumlah ruas jalan di pesisir barat Sumatera masih tertutup longsor, sehingga akses darat terbatas, dan pergerakan logistik sementara akan juga diarahkan lewat koridor dari wilayah utara.
âKalau dari sisi Sumut, Tarutung-Sibolga, kondisi masih berat, terdapat banyak titik longsor menghambat. Sehingga kemungkinan bisa memakan waktu lama untuk membuka akses. Jadi kami upayakan juga untuk masuk dari arah Barus-Aceh (Koridor Utara),â ujarnya pula.
Dia menekankan percepatan pembukaan akses penting untuk mencegah keterlambatan logistik yang dapat menimbulkan dampak sosial tambahan bagi masyarakat terisolasi.
PU mengerahkan alat berat tambahan untuk menembus lokasi terdampak, dibantu TNI, Polri, Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pertamina, serta pemerintah daerah guna memastikan dukungan operasional terpenuhi.
âHarapan kami cuaca membaik agar akses mobil besar itu bisa tembus Senin (1/12) sore, sehingga bantuan pangan, sandang, hingga air bersih lebih cepat tiba nanti,â ujar dia.
Pada kesempatan itu, PU mulai menyalurkan donasi sekitar Rp1 miliar untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.
PU menyatakan bantuan logistik akan terus menyesuaikan perkembangan kondisi lapangan, termasuk setelah akses darat terbuka bertahap. Pemulihan akses jalan menjadi langkah awal pemulihan rantai pasok barang esensial dan percepatan bangkitnya ekonomi warga terdampak bencana.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumut dilakukan selama 24 jam untuk mempercepat penanganan korban.
Di Sibolga, tiga orang masih dalam pencarian, sementara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sejumlah warga dilaporkan belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian meski akses menuju beberapa titik masih terhambat longsor dan putusnya jaringan komunikasi.
- bansos korban banjir
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.