Meski Masih Khawatir Bakal Ada Galodo Susulan, Warga Pauh, Kota Padang, Tetap Bergotong royong Bersihkan Lumpur
📅 Minggu, 30 Nov 2025, 13:42 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
PADANG - Warga terdampak galodo atau banjir bandang di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) bergotong royong menangani material lumpur di dalam rumah dan jalan raya, Minggu (30/11), meski mereka masih diliputi kekhawatiran bakal datangnya galodo susulan.
"Sejak Sabtu (29/11) kemarin kami bersihkan lumpur, prioritas di rumah kemudian bantu bersihkan di jalan raya," kata Afrizal, salah seorang warga Pauh Kota Padang.
Kawasan Pasar Baru Pauh pada Jumat (28/11) terkena banjir bandang luapan Sungai Batang Kuranji.
Selain melanda rumah warga, sejumlah masjid dan fasilitas umum, galodo juga masuk ke Jalan Mohammad Hatta Kota Padang. Jalan itu akses menuju Kampus Universitas Andalas (Unand) Limau Manis.
Pada Minggu, warga membersihkan Jalan Mohammad Hatta dari lumpur sisa galodo, sedangkan sebagian lainnya masih membersihkan rumah masing-masing pasca-banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kemarin kami sekeluarga sempat mengungsi di masjid, karena khawatir ada galodo susulan. Namun, syukur hari ini sudah kondusif sehingga kami bisa membersihkan rumah," katanya.
Polda Sumbar menurunkan personel untuk membantu warga menangani lumpur. Para anggota "Bhayangkara" itu, termasuk sejumlah anggota polwan, ikut menangani lumpur dari rumah warga.
Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar juga mengerahkan personel untuk membantu menangani lumpur di sejumlah tempat di Kecamatan Pauh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penanganan lumpur juga dilakukan di Kantor Polsek Pauh di Jalan Mohammad Hatta Kota Padang yang juga terdampak galodo.
Satu alat berat ukuran kecil dikerahkan untuk membantu mengeruk lumpur di kantor polisi itu.
Sejumlah pemilik toko di sepanjang Jalan Mohammad Hatta Kota Padang itu sudah mulai membuka usaha mereka, meski di bagian jalan raya di depan toko mereka masih teronggok tumpukan pasir yang belum diangkut petugas dengan menggunakan truk.
Warga memanfaatkan cuaca yang sudah mulai kondusif untuk segera membersihkan lingkungan dari sisa galodo. Selain lumpur, juga ada batang kayu ukuran kecil terbawa banjir. Lumpur, selain ditumpuk, ada juga yang dimasukkan dalam karung agar mempermudah pengangkutan.
Kegiatan membersihkan lingkungan juga terjadi di dekat kawasan bencana galodo Sungai Lubuk Minturun, seperti kawasan Perumahan Lumin Park.
Sejumlah warga yang sempat mengungsi sudah kembali untuk membereskan dan membersihkan rumah mereka pasca-bencana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!