Kebakaran Apartemen di Hong Kong Tewaskan 44 Orang, Ratusan Belum Ditemukan
📅 Kamis, 27 Nov 2025, 08:15 WIB | Oleh: Tim PenulisBeberapa bagian perancah yang hangus jatuh dari blok-blok yang terbakar dan api dapat terlihat di dalam apartemen, terkadang menyemburkan api melalui jendela ke langit malam, memancarkan cahaya jingga yang menakutkan di gedung-gedung di sekitarnya.
"Suhu di lokasi kejadian sangat tinggi dan ada beberapa lantai di mana kami tidak dapat menjangkau orang-orang yang meminta bantuan, tetapi kami akan terus berusaha," kata Derek Armstrong Chan, wakil direktur operasi pemadam kebakaran.
Ia mengatakan api kemungkinan menyebar dari satu gedung ke gedung lain karena angin dan puing-puing yang beterbangan, meskipun ia menambahkan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan belasungkawa kepada para korban, termasuk "petugas pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas", menurut media pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ia menyampaikan simpati kepada keluarga korban dan mereka yang terdampak bencana, dan menyerukan segala upaya untuk memadamkan api dan meminimalkan korban jiwa serta kerugian," kata penyiar pemerintah CCTV.
Lee mengatakan ia "sangat berduka" dan bahwa semua departemen pemerintah membantu warga yang terdampak kebakaran.
Seorang warga Tai Po bermarga So, 57 tahun, mengatakan kebakaran itu "memilukan".
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak ada yang bisa dilakukan terkait properti ini. Kami hanya bisa berharap semua orang, tua maupun muda, dapat kembali dengan selamat," kata So kepada AFP.
Seorang pemilik apartemen berusia 40-an yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan pemerintah perlu membantu mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.
"Api belum terkendali dan saya tidak berani pergi, dan saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan," katanya.
Warga terlihat dievakuasi menggunakan bus-bus besar, sementara media lokal melaporkan bahwa blok-blok di sekitarnya juga sedang dibersihkan.
Beberapa ruas jalan raya di dekatnya juga ditutup oleh operasi pemadam kebakaran.
Kebakaran mematikan pernah menjadi momok rutin di Hong Kong yang padat penduduk, terutama di lingkungan miskin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!