Status Darurat Diterapkan di Tengah Banjir Bandang Thailand Selatan

Rabu, 26 Nov 2025, 19:21 WIB

BANGKOK - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengumumkan keadaan darurat di provinsi Songkhla pada Selasa (25/11) karena banjir parah melanda wilayah selatan.

Pengumuman itu disampaikan seiring pemerintah membentuk pusat komando khusus untuk mengoordinasikan operasi penyelamatan sebagai tanggapan atas curah hujan dan banjir dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang telah menyebabkan kerusakan properti secara meluas dan menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan masyarakat.

Ket. Foto: Seorang anak berjalan melewati banjir setelah hujan lebat di provinsi Narathiwat, Thailand pada Minggu (23/11). — Sumber: AFP/MADAREE TOHLALA

Menurut Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (Department of Disaster Prevention and Mitigation) Thailand, banjir yang dipicu monsun itu telah berdampak pada sembilan provinsi di wilayah selatan negara tersebut, khususnya, berdampak pada sekitar 2,2 juta warga dan mengakibatkan 13 kematian di seluruh provinsi-provinsi itu.

Departemen Meteorologi Thailand telah mengeluarkan peringatan bahwa angin monsun timur laut yang kuat dan sel bertekanan rendah intens yang meliputi wilayah selatan bawah Thailand serta Malaysia diperkirakan akan membawa hujan lebat yang terus berlanjut, sehingga secara signifikan meningkatkan risiko banjir bandang dan limpasan air dari lereng gunung. Ant/Xinhua

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.