- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Perketat Pengawasan ...
Trump Perketat Pengawasan AI, OpenAI hingga Google Wajib Serahkan Model Sebelum Rilis
Selasa, 04 Agu 2026, 06:15 WIBWashington â Gedung Putih akan menggelar pertemuan dengan para eksekutif perusahaan kecerdasan buatan (AI) pada Selasa (4/8) untuk membahas sistem baru peninjauan sukarela oleh pemerintah terhadap model AI paling canggih sebelum dirilis ke publik.
Seorang pejabat pemerintahan Amerika Serikat (AS) mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari rezim pengawasan baru yang diatur dalam perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada 2 Juni. Namun, pejabat itu tidak mengungkapkan perusahaan atau tokoh yang akan hadir dalam pembahasan tersebut.
Dalam aturan baru itu, perusahaan seperti OpenAI, Google, dan Anthropic diminta memberikan akses kepada pemerintah terhadap model AI paling mutakhir mereka hingga 30 hari sebelum peluncuran kepada masyarakat umum.
Kebijakan tersebut lahir setelah muncul kekhawatiran terhadap model AI Mythos milik Anthropic. Perusahaan sempat menolak merilis model tersebut karena dinilai mampu mengungkap celah keamanan pada sistem komputer, termasuk milik perbankan, pemerintah, dan rumah sakit.
Mythos akhirnya dirilis ke publik, namun dengan sejumlah pembatasan penggunaan.
Pada Juni lalu, Departemen Perdagangan AS juga memerintahkan Anthropic menghentikan seluruh akses luar negeri terhadap model Claude Fable 5 dan Mythos 5 dengan alasan keamanan nasional. Langkah itu diambil setelah muncul laporan adanya jailbreak, yakni teknik yang memungkinkan pengguna menembus sistem pembatas keamanan AI.
Akibatnya, Anthropic terpaksa menonaktifkan kedua model tersebut selama lebih dari dua pekan sebelum aksesnya dipulihkan secara bertahap.
Ubah Pendekatan
Penerapan sistem evaluasi AI ini menandai perubahan besar dalam kebijakan pemerintahan Trump. Sebelumnya, pemerintah AS cenderung mengambil pendekatan minim intervensi agar inovasi AI tidak terhambat di tengah persaingan dengan Tiongkok.
Namun, meningkatnya daya saing model AI asal Tiongkok membuat Gedung Putih berada di bawah tekanan untuk memperketat pengawasan. Sejumlah perusahaan bahkan mulai memilih model AI Tiongkok yang dinilai lebih ekonomis dibandingkan model buatan perusahaan AS seperti Anthropic maupun OpenAI.
Perdebatan itu kembali mengemuka setelah peluncuran Kimi K3 buatan perusahaan Tiongkok, Moonshot. Pejabat Gedung Putih menuding model tersebut dikembangkan dengan menyalin kemampuan model AI paling canggih milik Anthropic melalui teknik yang dikenal sebagai distillation.
Teknik tersebut memang lazim digunakan di industri AI untuk melatih model yang lebih kecil menggunakan model yang lebih besar. Namun, pemerintah AS menilai perusahaan-perusahaan Tiongkok telah memanfaatkannya dalam skala besar untuk menyalin teknologi AI milik perusahaan Amerika secara tidak sah.
Direktur Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih, Michael Kratsios, pada 22 Juli lalu juga mengecam praktik tersebut. Ia bahkan menduga Moonshot berhasil mengakali pembatasan ekspor chip AI berperforma tinggi buatan Nvidia yang diberlakukan AS untuk mengembangkan model AI mereka.
- Pengawasan AI
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.