BNI Perkuat Dukungan Program Sekolah Rakyat, Dorong Pemerataan Pendidikan Nasional

Senin, 12 Jan 2026, 19:49 WIB

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mempertegas perannya dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui keterlibatan aktif pada Program Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas pemerintah. Dukungan tersebut mencakup penguatan ekosistem layanan keuangan inklusif dan tata kelola administrasi pendidikan yang modern, transparan, dan berbasis digital.

Program Sekolah Rakyat diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Peluncuran ini dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian/lembaga, serta perwakilan BUMN, termasuk Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan setiap anak bangsa memperoleh hak pendidikan yang layak, tanpa terkendala latar belakang ekonomi maupun wilayah tempat tinggal.

"Terima kasih semuanya. Kita telah mewujudkan upaya ini melalui Program Sekolah Rakyat. Saya terus terang merasa bahagia dan cukup terharu melihat dampak nyata dari upaya bersama ini," ujar Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1).

Presiden menilai Sekolah Rakyat menjadi instrumen penting dalam memperkuat keadilan sosial serta mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah. Menurut Prabowo, pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menciptakan mobilitas sosial yang berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia.

"Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir orang. Itu tujuan bernegara," tegas Prabowo.

Di hadapan Presiden, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan, hingga awal 2026 Program Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik pada 34 provinsi. Rinciannya meliputi 70 titik di Jawa, 35 di Sumatra, 28 di Sulawesi, 13 di Kalimantan, tujuh di Maluku, enam di Papua, serta tujuh di Bali dan Nusa Tenggara. Program ini melayani 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga pendidik.

"Semua yang kami laporkan adalah bagian dari upaya untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden karena sekolah rakyat pada dasarnya adalah gagasan langsung dari Presiden Prabowo," tegas Gus Ipul.

Sebagai mitra strategis, BNI berkontribusi pada penguatan operasional Sekolah Rakyat melalui penyediaan Agen46 Mini Bank, Bank Sampah, pembukaan rekening siswa, serta Kartu Siswa berbasis reader untuk absensi elektronik.

BNI juga menyiapkan sistem pengelolaan penyaluran dana dari Kementerian Sosial ke sekolah, payroll guru, transaksi mitra (catering dan laundry), serta dashboard monitoring keuangan sekolah yang seluruhnya cashless melalui QRIS dan BNIdirect.

Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menegaskan, dukungan tersebut bertujuan menghadirkan layanan keuangan inklusif sekaligus mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel. "Melalui dukungan ini, BNI ingin memastikan pengelolaan administrasi pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan modern, transparan, dan efisien," ujar Eko.

Contoh implementasi terlihat di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru yang dilengkapi sarana pembelajaran dan penunjang, seperti gedung pendidikan, aula serbaguna, GOR, musala, amphitheater, hingga ruang makan, guna mendukung proses belajar yang berkelanjutan.

Dengan sinergi lintas kementerian dan BUMN, keterlibatan BNI dalam Program Sekolah Rakyat diharapkan mempercepat pemerataan akses pendidikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia. Ke depan, dukungan berkelanjutan dari sektor perbankan menjadi kunci agar program ini memberikan dampak nyata dan inklusif bagi generasi penerus bangsa.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.