Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Tutup Akses Jalan Kabupaten Solok-Solok Selatan, 4 Wilayah di Sumut juga Dilanda Bencana Longsor

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Longsor Tutup Akses Jalan Kabupaten Solok-Solok Selatan, 4 Wilayah di Sumut juga Dilanda Bencana Longsor Doc: antara foto
Ket. Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok ke Kabupaten Solok Selatan tertutup material longsor dan pohon tumbang.

SOLOK - Akses jalan Kabupaten Solok ke Kabupaten Solok Selatan kembali tertutup akibat longsor dan pohon tumbang di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Kasat Lantas Polres Solok Iptu Rido di Solok, Selasa (25/11), mengatakan saat ini arus lalu lintas di Nagari Kayu Jao yang menghubungkan jalan Solok menuju Alahan Panjang maupun Solok Selatan kembali terputus total akibat pohon tumbang dan longsor.

Setelah sebelumnya akses jalan telah berangsur normal. Namun kembali tertutup karena longsor menutupi badan jalan. Bahkan pohon tumbang juga menutupi akses jalan sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain itu longsor dan pohon tumbang turut terjadi di titik lain di jalan Solok dan Solok Selatan, sehingga pembersihan jalan diprediksi akan memakan waktu yang cukup lama.

Oleh karena itu, kata dia, petugas kepolisian meminta warga untuk mencari alternatif jalan lain.

“Kami minta pengendara dari arah Solok maupun dari arah Solok Selatan menggunakan jalur alternatif lain maupun menunda terlebih dahulu perjalanan kalau tidak mendesak,” katanya.

Saat ini petugas kepolisian masih di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Petugas gabungan maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah dikerahkan untuk mengevakuasi material longsor maupun pohon tumbang yang menghalangi jalan.

“Petugas kami sudah di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas. Tidak ada korban jiwa, namun kami minta pengendara tetap waspada saat musim hujan yang tengah melanda Kabupaten Solok maupun Sumbar,” ucap Iptu Rido.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh pengendara roda dua maupun roda empat yang melewati daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, banjir bandang, dan pohon tumbang. Agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat empat wilayah di provinsi setempat dilanda bencana tanah longsor.

Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut yang diterima di Medan, Selasa mengatakan empat wilayah yang dilanda longsor yakni Kota Sibolga, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Nias Selatan yang terjadi pada Senin (24/11).

Bencana tanah longsor di Kota Sibolga diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan akses di Jalan II Nomensen Kecamatan Sibolga Timur tertutup.

Sedangkan, di Kabupaten Tapanuli Selatan mengakibatkan Kecamatan Angkola Sankunur dan Kecamatan Angkola Barat terdampak.

Jalan lintas penghubung Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal putus total sepanjng lima (P) 37 meter, lebar (L) 6,5 m, kedalaman /ketinggian (T) 9,m di Kecamatan Angkola Sankunur. Sedangkan di Kecamatan Angkola Barat sedikitnya dua rumah mengalami rusak berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.