Hari Guru: Abdul Mu’ti Ingatkan Jangan Nilai Guru dari Angka Semata, Pendidikan Dimulai dari Keluarga

Selasa, 25 Nov 2025, 11:36 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pesan untuk tidak menilai dan menghakimi kinerja guru dari angka semata, mengingat tanggung jawab pendidikan yang pertama dan utama adalah orang tua dan keluarga.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan pesan tersebut dalam pidato upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang diselenggarakan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Ket. Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. — Sumber: Antara Foto

“Jangan hanya menilai kinerja dan menghakimi mereka dari angka-angka. Sejatinya, tanggung jawab pendidikan yang pertama dan utama adalah orang tua dan keluarga. Berilah kesempatan para guru membantu mendidik anak-anak dengan cara terbaik, perbaiki komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai,” kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam siaran daring bertajuk Upacara Peringatan HGN 2025 di Jakarta pada Selasa.

Menurutnya, guru adalah agen pembelajaran dan peradaban karena mengemban tugas profetik mencerdaskan, membangun nalar kritis, hati yang jernih, dan akhlak mulia.

Ia menambahkan kehadiran guru sebagai agen peradaban semakin diperlukan di tengah kompleksitas permasalahan murid, seperti masalah akademik, sosial, moral, spiritual, ketergantungan gawai, judi online (judol), kesulitan ekonomi, keharmonisan keluarga, dan sebagainya.

“Saya mengimbau masyarakat, orang tua, dan semua pihak, agar menghargai jerih payah para guru,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Di samping itu Mendikdasmen juga mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan untuk dapat mengemban tugas mulia itu, idealnya guru memiliki stamina intelektual, sosial, moral yang prima, teguh, dan tegar di tengah berbagai tantangan dan permasalahan.

Mendikdasmen paparkan peningkatan kesejahteraan guru pada HGN 2025

Dalam Surat Edaran (SE) Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 Mendikdasmen Abdul Mu'ti beserta jajarannya diagendakan melaksanakan upacara bendera Peringatan HGN 2025 mulai pukul 07.30 WIB.

Dalam pidatonya nanti Mendikdasmen siap memaparkan sederet langkah-langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah guna meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru  sepanjang tahun 2025.

Beberapa langkah tersebut antara lain pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang tengah melanjutkan jenjang pendidikan S1/D-IV.

Selain itu pemerintah juga menyediakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi 12.500 guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka yang belum memiliki jenjang pendidikan S1/D-IV.

Di samping itu, lanjutnya, pemerintah juga memberikan sederet pelatihan, antara lain Pendidikan Profesi Guru (PPG), bimbingan konseling untuk guru-guru non-bimbingan konseling, up-grading guru bimbingan konseling, pembelajaran mendalam (deep learning) koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah serta peningkatan kompetensi lainnya.

Sementara untuk peningkatan kesejahteraan guru, ia akan menyampaikan upaya pemerintah yang telah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan untuk guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu kali gaji pokok untuk guru-guru ASN.

Adapun bagi guru honorer, pemerintah telah memberikan insentif sebesar Rp300 ribu per bulan. Semua tunjangan dan insentif itu ditransfer langsung ke rekening guru.

Selain menyampaikan sederet upaya pemerintah, dalam pidatonya Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga direncanakan akan membacakan doa bagi para guru dalam upacara bendera Peringatan Hari Guru Nasional 2025.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.