Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Peringatkan Sumsel Terancam Hujan Ekstrem hingga 30 November! Warga Diminta Siaga Total

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 17:46 WIB | Oleh:
BMKG Peringatkan Sumsel Terancam Hujan Ekstrem hingga 30 November! Warga Diminta Siaga Total Doc: ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Ket. Ilustrasi - Sejumlah kendaraan menembus hujan lebat.

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Sumatera Selatan untuk mewaspadai cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang hingga 30 November 2025.

Fenomena ini dipicu aktifnya gelombang atmosfer Equatorial Kelvin yang memperkuat pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto, di Palembang, Selasa, mengatakan cuaca ekstrem tersebut dipicu aktifnya gelombang atmosfer Equatorial Kelvin yang diperkuat pola konvergensi serta belokan angin di beberapa wilayah Sumsel.

“Hujan intensitas sedang hingga lebat dengan kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat masih berpotensi terjadi sepekan ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan pada 24–26 November, hujan diperkirakan turun pada sore hingga malam hari di Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, Prabumulih, OKU, Palembang, dan OKI.
Sementara itu, pada 27–30 November, potensi hujan serupa berpeluang terjadi di OKU Selatan, OKU Timur, OKU, Muara Enim, Lahat, Prabumulih, OKI, Banyuasin, dan Musi Rawas.

BMKG mengingatkan masyarakat agar memastikan drainase dan saluran air tetap bersih untuk mencegah banjir akibat tersumbatnya aliran air. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan luapan air secara tiba-tiba.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana mengatakan wilayah Sumsel telah memasuki musim hujan dan puncaknya diperkirakan terjadi dalam dua bulan mendatang. Saat ini baru Pemerintah Kabupaten OKU yang menaikkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong daerah rawan lainnya segera menetapkan status siaga guna memperkuat kesiapsiagaan peralatan, perlengkapan, dan personel menghadapi potensi bencana.

“Untuk tingkat provinsi, peningkatan status masih berproses. Minimal dua daerah harus menetapkan status siaga, dan sampai sekarang baru Kabupaten OKU,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.