Universitas Brawijaya Turunkan Tim Respon Cepat Medis Ringankan Dampak Erupsi Semeru

Jumat, 21 Nov 2025, 00:01 WIB

MALANG - Universitas Brawijaya Malang 

pada Kamis  (20/11) mengirimkan tim respon cepat, Emergency Medical Team untuk mengatasi dampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi Rabu, ke Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Ket. Foto: Tim relawan UB sedang melakukan pembagian logistik di Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. — Sumber: Istimewa

Keberangkatan tim membawa logistik makanan dan perlengkapan darurat lain seperti obat-obatan ringan, tikar, selimut dan peralatan lain. Selain itu, tim yang dikomando oleh dr. Aurick Yudha Nagara, SpEM ini juga membawa 1 mobil ambulans, 1 unit motor trail dan 1 unit mobil bak terbuka.

Tim relawan terdiri atas 1 orang dokter, 2 orang driver ambulans,  5 mahasiswa yang tergabung dalam Emergency Medicine Team dari Fakultas Kedokteran, 4 orang anggota Emergency Respond Team dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan 3 anggota Korps Suka Rela Universitas Brawijaya, untuk memeriksa kesehatan dan membantu menyediakan kebutuhan makanan para pengungsi.

Selain obat-obatan, tim juga membawa bahan makanan dan kebutuhan anak dan wanita. “Tim berangkat malam tadi pukul 21.00 dari Fakultas Kedokteran lalu mengarah ke Kepanjen untuk pengambilan logistik dan lanjut Gondanglegi-Dampit-Ampelgading-Pronojiwo”, jelas Aurick.

Untuk memantau situasi di lapangan, tim juga di dukung dengan laporan observasi lapang yang dapat diakses melalui s.ub.ac.id/gisresponsemeru, yang sebelumnya digunakan pada saat erupsi Gunung Semeru di tahun 2021. “Dengan update hingga radius 5, 10 dan 15km dari Semeru, sehingga memudahkan tim untuk bekerja di lapangan,” ujar Adipandang Yudono, selaku insiator web.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.