Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepulauan Seribu Kembangkan 'Quality Tourism' Perkuat Pariwisata

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Kepulauan Seribu Kembangkan 'Quality Tourism' Perkuat Pariwisata Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Wisatawan memberikan pakan hiu pari di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (4/11). Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, target investasi sektor pariwisata pada periode 2025-2029 menitikberatkan pada 10 destinasi pariwisata prioritas seperti di Provinsi DKI Jakarta yang ditargetkan dapat menarik investasi senilai Rp14,3 triliun.

JAKARTA - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu akan fokus mengembangkan pariwisata berkualitas (quality tourism) guna memperkuat sektor pariwisata dan memberikan manfaat ekonomi yang besar kepada masyarakat setempat.

"Kami ingin wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu benar-benar meninggalkan uang di sini dan membuat perekonomian di sini bergerak kencang,” kata Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu Sonti Pangaribuan di Jakarta, Kamis (20/11).

Selama ini, Pemkab Kepulauan Seribu hanya mengembangkan pada pariwisata massal (mass tourism), di mana fokus kepada jumlah wisatawan yang datang, namun pergerakan ekonomi tidak terjadi.

"Mereka tidak spending money di sini. Makanya, kita akan ubah kunjungan wisatawan dari mass tourism menjadi quality tourism," katanya.

Menurut Sonti, "quality tourism" tidak fokus pada jumlah wisatawan yang datang, tapi lebih kepada uang yang mereka tinggalkan di daerah kepulauan ini dan berdampak langsung pada masyarakat setempat.

Selama ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memberikan subsidi kepada wisatawan yang berkunjung dengan subsidi tiket kapal. Kemudian, bagi wisatawan yang membutuhkan air, disediakan oleh alat penyedia air bersih osmosis yang disediakan pemerintah.

Harusnya yang berlibur ke pulau itu adalah orang berduit yang menghabiskan uang di kepulauan,” katanya.

Dia mencatat dari 400 ribu wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu dalam setahun hanya 20 ribu orang yang berkunjung ke pulau resort dan sisanya berlibur di pulau berpenduduk.

Menurut dia, Kabupaten Kepulauan Seribu memiliki keindahan mulai dari pesisir pantai, sejarah hingga keindahan alam bawah laut yang dapat dinikmati.

Apalagi DKI Jakarta akan berfokus pada kegiatan Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) yakni pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran sebagai sumber pergerakan ekonomi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Mereka ini butuh leisure (santai) dan itu hanya ada di Kepulauan Seribu. Dan tentu wisatawan yang berkualitas yang datang ke sini,” kata Sonti.

Saat ini, tambah dia, banyak pelaku usaha di kepulauan yang hanya menjual makanan atau minuman sachet serta makanan ringan. Hal itu lantaran perputaran uang yang ada di daerah kepulauan ini tidak banyak dan belum dirasakan optimal oleh pelaku usaha.

“Kalau yang datang dan meninggalkan uang banyak tentu yang dijual pedagang lebih berkualitas. Kami berharap ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kualitas pariwisata di daerah kepulauan,” ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.