Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kepulauan Seribu Angkut 4,4 Ton Sampah Kiriman dari Daratan Jakarta

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 16:57 WIB | Oleh:
Pemkab Kepulauan Seribu Angkut 4,4 Ton Sampah Kiriman dari Daratan Jakarta Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Petugas Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu tengah membersihkan sampah kiriman yang datang dari daratan Jakarta, pada Rabu (5/11).

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mengangkut 4,4 ton sampah kiriman dari daratan Jakarta yang mengotori kawasan perairan di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

“Sampah-sampah terdorong angin barat dan hempasan ombak tinggi dari Tangerang dan Bekasi, sehingga material sampah kemudian menumpuk di sepanjang tepian pulau,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto di Jakarta, Rabu (5/11).

Menurut dia, area pantai maupun dermaga di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka dipenuhi sampah kiriman. “Pembersihan selama dua hari ini totalnya 4,4 ton sampah," katanya.

Ia menyebutkan pada Senin (3/1) petugas berhasil membersihkan dan mengangkut sampah kiriman sebanyak 2,3 ton sampah, sedangkan pada Selasa (4/11) petugas mengangkut 2,1 ton sampah.

Dalam pembersihan ini melibatkan tujuh personel dan tiga unit gerobak motor di masing-masing pulau. Pembersihan dilakukan bertahap karena banyak sampah yang posisinya masih mengapung di laut dan setelah merapat ke garis pantai langsung dibersihkan secepatnya.

Jenis sampah kiriman tersebut, kata Lukman, cukup beragam, mulai dari eceng gondok, batang pisang, batang kayu, plastik, kaleng kemasan, stryofoam, dan sampah lainnya.

Sampah-sampah itu pun sudah dibawa ke tempat pembuangan sementara untuk dilakukan pemilahan dan dikeringkan sebelum dibawa ke daratan Jakarta.

"Setiap hari petugas kami selalu membersihkan sampah di pesisir pulau ini dan terus berusaha sebisa mungkin tidak ada sampah yang menumpuk. Saat dibawa ke darat sudah seminimal mungkin," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Kabag Ekbang) Kabupaten Kepulauan Seribu, Endro Mukti Wibowo mengatakan fenomena sampah kiriman sudah menjadi hal rutin yang harus segera ditindaklanjuti.

"Kebersihan Kepulauan Seribu adalah tanggung jawab kita untuk menjaga keindahan pulau sebagai destinasi wisata dunia," katanya.

Dia juga berpesan kepada warga untuk membudayakan kesadaran membuang sampah pada tempatnya, sehingga daerah pesisir pantai Kepulauan Seribu bebas dari sampah dan menarik kunjungan wisatawan.

"Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi kunci keberhasilan pariwisata yang berkelanjutan. Mari kita jaga bersama kebersihan lingkungan," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.